Aaron McKenna Bidik Gelar The Ring Usai Merebut Sabuk IBF
Aaron McKenna ingin menjadi petinju pertama dari negaranya yang memenangkan sabuk juara kelas menengah versi The Ring. (Foto: Fight TV)
Aaron McKenna langsung memasang target besar setelah merebut gelar IBF kelas menengah.
Petinju asal Monaghan, Irlandia, itu ingin menjadi petinju pertama dari negaranya yang memenangkan sabuk juara kelas menengah versi The Ring.
McKenna meraih gelar IBF yang lowong setelah mengalahkan Etinosa Oliha melalui kemenangan angka mutlak di Dublin, Sabtu (15/8) malam.
Pertarungan tersebut menjadi penampilan profesional pertamanya di Irlandia dan berakhir dengan kemenangan dominan bagi petinju berusia 27 tahun itu.
Dengan kemenangan tersebut, McKenna meningkatkan rekornya menjadi 21 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 10 kemenangan melalui knockout. Dalam peringkat terbaru The Ring, ia menempati posisi keenam kelas menengah, sedangkan Oliha berada di peringkat kelima sebelum pertarungan.
Aaron McKenna berharap kemenangan atas Oliha membuat peringkatnya meningkat sekaligus membuka jalan menuju gelar The Ring. Sabuk tersebut masih lowong sejak Saul "Canelo" Alvarez naik ke kelas super menengah pada Januari 2021.
"Etinosa berada di peringkat kelima The Ring, saya keenam. Pertarungan itu menjadi kali pertama dalam beberapa tahun dua petinju yang berada di peringkat kelas menengah The Ring bertemu," kata McKenna.
Ia juga menilai divisi kelas menengah sedang berada dalam situasi yang memungkinkan dirinya menjadi penguasa baru. Saat ini, masing-masing badan tinju utama memiliki juara berbeda.
Carlos Adames memegang gelar WBC dan berada di peringkat pertama The Ring. Yoenli Hernandez menempati posisi kedua, disusul juara WBA Erislandy Lara di urutan ketiga dan Troy Isley di peringkat keempat.
"Saya merasa sangat kuat di kelas menengah. Divisi ini siap untuk dikuasai. Saya sudah mengatakan bertahun-tahun lalu bahwa saya akan menjadi orang yang mengambil alih, dan tidak banyak yang mempercayai saya," ujar McKenna.
Ia kini mengincar pertarungan unifikasi melawan salah satu juara dunia lainnya. McKenna menegaskan tidak ingin sabuk IBF yang baru direbutnya menjadi tidak aktif.
"Saya ingin menghadapi siapa pun dari mereka. Saya ingin melakukan unifikasi dan menjadi juara dunia yang aktif. Tidak masalah siapa lawannya selama saya bisa menyatukan gelar," katanya.
Aaron McKenna juga memiliki kewajiban mempertahankan gelar melawan penantang wajib Amari Jones, yang mengalahkan Vincenzo Gualtieri melalui KO ronde ketiga pada 22 Mei.
Namun, McKenna tidak menutup kemungkinan menghadapi Jones jika pertarungan tersebut menjadi pilihan berikutnya. Ia juga membuka peluang naik ke kelas super menengah jika para juara kelas menengah lainnya tidak bersedia bertarung.
"Saya tidak takut kepada siapa pun. Saya akan menghadapi siapa pun yang berikutnya," tegas McKenna.