Tendang Raket, Daniel Altmaier Minta Maaf Dan Terhindar Dari Diskualifikasi
Daniel Altmaier [image: DPA]
Berita Tenis: Awal bulan ini di Italian Open, Roma musim 2026, Daniel Altmaier kehilangan kendali emosi saat bertanding melawan rekan senegaranya, Alexander Zverev.
Frustrasi di tengah pertandingan, petenis berkebangsaan Jerman memukul bola ke udara menggunakan gagang raketnya, kemudian terlibat adu mulut sengit dengan wasit setelah menerima pelanggaran kode etik. Pertandingan akhirnya berakhir dengan kemenangan Zverev atas rekan senegaranya tersebut.
Kini, petenis berusia 27 tahun sekali lagi terlibat kontroversi, kali ini di Hamburg Open saat bertanding melawan petenis AS, Tommy Paul. Petenis berkebangsaan Jerman memasuki pertandingan dengan penuh percaya diri setelah mengalahkan petenis AS lain, Ben Shelton di babak sebelumnya, sementara petenis unggulan keenam telah melewati pertandingan menegangkan melawan petenis berkebangsaan Argentina, Tomas Martin Etcheverry.
Namun keadaan dengan cepat berubah buruk bagi petenis berkebangsaan Jerman. Setelah Paul mendominasi set pertama dengan 6-2, termasuk mematahkan servis lawan sebanyak tiga kali, frustrasi Altmaier kembali memuncak.
Petenis berkebangsaan Jerman membanting raketnya di lapangan, kemudian menendangnya ke arah bangkunya, tetapi raket tersebut malah melayang berbahaya ke arah penonton. Untungnya, tidak ada penonton yang terluka dan ia terlihat segera meminta maaf berulang kali kepada para penggemar. Komentator kemudian menggambarkannya sebagai "momen yang buruk," dan insiden tersebut hampir mengakibatkan hukuman diskualifikasi.
Namun, wasit tidak mengambil tindakan apa pun terhadapnya dan ia pun nyaris lolos dari diskualifikasi. Ia berakhir menelan kekalahan dua set langsung dari Paul.
Sementara itu, selama pertandingan babak kedua Italian Open di Roma yang baru saja berakhir, Altmaier mendapati dirinya berada di tengah kontroversi. Menghadapi rekan senegaranya, Zverev, ia merasa frustrasi setelah gagal memanfaatkan beberapa peluang break point pada tahap krusial pertandingan.
Namun alih-alih membanting raket seperti biasanya, ia melampiaskan kekesalannya dengan cara yang agak tidak biasa, yaitu dengan memukul bola tinggi ke udara menggunakan gagang raketnya.
Wasit Manuel Messina mengeluarkan pelanggaran kode etik saat petenis berkebangsaaan Jerman memperdebatkan keputusan tersebut. Komentator pertandingan mendukung wasit, menyatakan bahwa begitu ia memukul bola ke udara dan bola tersebut mencapai tribun penonton, tidak ada ruang untuk penilaian subjektif atas situasi tersebut, dan wasit harus mengeluarkan pelanggaran kode etik.
“Fakta bahwa bola masuk ke tribun penonton, menurut saya, berarti keputusan tersebut agak di luar kendali wasit, sampai batas tertentu, jika kita memberi Manuel sedikit kelonggaran di sini. Begitu bola masuk ke tribun penonton, itulah alasan ia diberi pelanggaran kode etik,” ungkap para komentator.
Artikel Tag: alexander zverev, Italian Open, Daniel Altmaier, Tommy Paul, Hamburg Open