Joao Fonseca Rencanakan Peningkatan Karier Sesuai Keinginan Sendiri
Joao Fonseca [image: getty images]
Berita Tenis: Joao Fonseca yakin ia berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan masa depan, tetapi mengakui masih ada jalan panjang yang harus ditempuh untuk mencapai target tersebut.
Petenis peringkat 40 dunia memasuki rangkaian turnamen clay-court setelah penampilan yang menjanjikan di AS, di mana ia mencapai babak keempat di Indian Wells dan babak kedua di Miami. Di kedua turnamen tersebut, ia kandas di tangan dua petenis terbaik dunia – Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner.
Petenis berkebangsaan Brazil membawa petenis berkebangsaan Italia, Sinner ke dua babak tiebreak di Miami sebelum kalah, kemudian menelan kekalahan dua set langsun dari Alcaraz di Miami.
Petenis berusia 19 tahun ini oleh sebagian orang disebut-sebut sebagai calon saingan Alcaraz dan Sinner, yang telah memenangkan sembilan Grand Slam terakhir di antara mereka. Meskipun ia belum berhasil masuk ke peringkat 20 besar, dengan peringkat terbaiknya musim lalu, peringkat 24 dunia pada musim pertamanya di turnamen ATP penuh. Saat ini ia telah memiliki dua gelar turnamen ATP, tetapi belum mencapai perempatfinal di turnamen mana pun pada musim ini.
“Saya sudah bertanding melawan keduanya dan itu pertandingan yang apik, tetapi saya belum mendekati level mereka,” aku Fonseca tentang Alcaraz dan Sinner saat berbicara kepada wartawan di Monte Carlo.
“Saya harap di masa depan saya akan bisa. Itu pertandingan yang ketat, tetapi mereka bermain seperti itu di setiap pertandingan. Saya perlu lebih konsisten. Saya perlu berlatih lebih keras. Tetapi saya pikir saya berada di jalur yang benar.”
Juara di Buenos Aires musim 2025 memulai kampanye di Monte Carlo Open dengan kemenangan atas petenis berkebangsaan Kanada, Gabriel Diallo. Ia melakukan debutnya di turnamen Masters 1000, yang belum pernah memiliki juara Brasil sejak musim 2001 ketika Gustavo Kuerten memenangkan gelar keduanya di sana.
“Setiap orang punya waktunya masing-masing. Waktu saya akan tiba,” lanjut Fonseca. “Saya baik-baik saja, tetap mengikuti rutinitas ini, tetap dengan mentalitas ini untuk berlatih dengan tenang dan keras.”
“Ekspektasi akan datang. Orang-orang melihat petenis muda melakukan hal-hal hebat dan mereka membawa kami ke puncak peringkat. Orang-orang butuh waktu. Setiap orang punya waktunya sendiri, jadi, saya ingin membuat sejarah saya sendiri.”
“Saya harap saya akan berada di sana bersaing melawan mereka, tetapi orang-orang perlu memahami bahwa saya butuh waktu untuk menjadi seperti yang mereka inginkan dan yang ingin saya capai.”
Petenis berkebangsaan Brazil saat ini merupakan salah satu dari sembilan petenis berusia 21 tahun atau di bawah usia tersebut yang menghuni peringkat 100 besar.
“Saya ingin menjadi petenis peringkat 1 dunia, tetapi saya tahu saya perlu waktu. Saya masih peringkat 40 dunia, jadi saya harus rendah hati untuk memahami ini. Semoga, saya bisa memiliki masa depan yang cerah.” Pungkas Fonseca.
Fonseca akan menghadapi petenis berkebangsaan Prancis, Arthur Rinderknech di babak kedua Monte Carlo Open.
Artikel Tag: Monte Carlo Open, Jannik Sinner, Carlos Alcaraz, Joao Fonseca