Kanal

Jannik Sinner Tegaskan Fokusnya Belum Tertuju Pada French Open

Penulis: Dian Megane
17 Mar 2026, 11:47 WIB

Jannik Sinner [image: getty images]

Berita Tenis: Jannik Sinner mengatakan masih terlalu dini untuk memikirkan French Open dan menegaskan fokusnya saat ini adalah untuk melaju lebih jauh di Miami Open musim 2026.

Dengan harapan petenis berkebangsaan Italia bisa mengakhiri rangkaian Double Sunshine – julukan untuk dua turnamen Masters 1000 di Indian Wells dan Miami – dengan hasil yang memuaskan.

Awal Maret ini cukup luar biasa bagi petenis peringkat 2 dunia, yang membuat terobosan di Indian Wells Open dan memenangkan gelar turnamen Masters 1000 tersebut untuk kali pertama setelah mengalahkan petenis unggulan ke-11, Daniil Medvedev dengan melalui dua babak tiebreak di final. Sebelumnya, ia telah dua kali kalah di semifinal turnamen tersebut.

Bukan rahasia lagi bahwa juara ATP Finals musim 2025 bercita-cita menjadi juara di semua turnamen paling bergengsi. Dengan memenangkan Indian Wells Open, ia telah mencentang satu turnamen Masters 1000 dari daftar prestasinya.

Dalam hal Grand Slam, petenis berkebangsaan Italia telah menang di semua Grand Slam, kecuali French Open. Ia hampir saja memenangkan gelar French Open untuk kali pertama di Roland Garros, Paris musim lalu, tetapi gagal dengan cara yang sangat mengecewakan setelah kehilangan tiga peluang match point di final melawan petenis berkebangsaan Spanyol, Carlos Alcaraz.

Setelah memenangkan gelar Indian Wells Open untuk kali pertama, ia pun ditanya apakah fokusnya sudah tertuju pada French Open.

“Tidak, maksud saya, pertama-tama, French Open masih sangat jauh. Masih ada turnamen-turnamen besar. Saya tahu apa yang dipertaruhkan juga, anda tahu, sebelum itu,” jawab Sinner.

“Saya sudah sangat fokus untuk Miami Open, seperti yang saya katakan. Sekarang, beberapa hari ke depan, ada baiknya juga untuk tidak terlalu memikirkan tenis, tetapi, ketika anda memiliki ritme ini, saya juga tidak ingin kehilangannya. Ini sangat penting sekarang.”

“Miami Open, itu akan sangat penting. Itu adalah turnamen hard-court terakhir sebelum musim clay-court dimulai. Dan setelah itu, kita kembali ke Eropa, kondisi yang benar-benar berbeda, clay-court, dan anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di sana.”

Di Miami Open, Sinner secara tradisional bermain dengan sangat baik, setelah ia lolos ke final turnamen tersebut sebanyak tiga kali dan memenangkan salah satunya, yaitu pada musim 2024 usai mengalahkan petenis berkebangsaan Bulgaria, Grigor Dimitrov di final.

Artikel Tag: miami open, French Open, Indian Wells Open, Jannik Sinner

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru