Kanal

Jannik Sinner Samai Rekor Rafael Nadal Dan Novak Djokovic Usai Monte Carlo

Penulis: Dian Megane
13 Apr 2026, 18:14 WIB

Jannik Sinner [image: atp tour]

Berita Tenis: Dua bintang tenis yang mendominasi turnamen ATP dalam dua musim terakhir, Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz telah melakoni pertandingan pertama mereka pada musim 2026.

Kedua bintang tenis bertemu untuk kali pertama pada musim 2026 di final turnamen Masters 1000, Monte Carlo Open. Di kesempatan tersebut, petenis berkebangsaan Italia menjadi pihak yang keluar sebagai juara usai menundukkan Alcaraz dengan dua set langsung. Selain itu, kemenangan tersebut mengantarkan petenis berkebangsaan Italia kembali ke peringkat 1 dunia.

Lebih jauh, gelar pertama petenis berusia 24 tahun di Monte Carlo, Monako telah membuatnya bergabung dengan klub eksklusif bersama Novak Djokovic dan Rafael Nadal. Ia telah menjadi petenis putra ketiga dalam sejarah tenis yang memenangkan empat gelar Masters secara berturut-turut.

Pencapaian memukau tersebut dimulai di Paris Masters musim 2025, di mana Sinner mengandaskan petenis berkebangsaan Kanada, Felix Auger Aliassime untuk memenangkan gelar turnamen tersebut untuk kali pertama dalam kariernya.

Juara Wimbledon musim 2025 melanjutkan dominasinya di AS, dengan menjadi petenis putra kedelapan yang memenangkan ‘Sunshine Double’ setelah menyabet gelar di Indian Wells (mengalahkan Daniil Medvedev ) dan Miami (mengalahkan Jiri Lehecka) pada musim yang sama.

Kemenangan petenis berkebangsaan Italia di Monte Carlo Open menandai kemenangan gelar keempatnya secara beruntun di turnamen Masters 1000.

Luar biasanya, petenis berkebangsaan Serbia, Djokovic memenangkan empat gelar Masters secara berturut-turut dalam tiga kesempatan berbeda.

Petenis yang telah mengoleksi 24 gelar Grand Slam pertama kali menyelesaikan prestasi tersebut dari musim 2013 sampai musim 2014, dengan memenangkan gelar di Shanghai, Paris, Indian Wells, dan Miami. Ia melakukannya lagi dari musim 2014 sampai musim 2015 dan untuk kali ketiga dari musim 2015 sampai musim 2016.

Nadal juga memenangkan empat gelar Masters berturut-turut, yaitu di Madrid, Roma, Montreal, dan Cincinnati pada musim 2013.

Dengan meraih kemenangan di Monte Carlo, petenis berkebangsaan Italia kini menjadi petenis putra kedua yang memenangkan Miami Open dan Monte Carlo Open pada musim yang sama. Djokovic adalah satu-satunya petenis putra lain yang melakukan hal serupa, setelah menyelesaikan prestasi tersebut pada musim 2015.

Memenangkan Miami Open dan Monte Carlo Open merupakan prestasi yang sangat sulit karena kondisi yang sangat berbeda di kedua turnamen Masters 1000 tersebut. Secara historis, turnamen di Miami dikenal sebagai turnamen hard-court yang cepat, berbeda dengan kondisi clay-court yang lambat di Monte Carlo.

Hebatnya, kemenangan di Monte Carlo merupakan kemenangan kedua Sinner di turnamen clay-court setelah ia pertama kali memenangkan turnamen clay-court di Umag musim 2022.

Artikel Tag: Rafael Nadal, Novak Djokovic, Monte Carlo Open, Jannik Sinner

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru