Iga Swiatek Capai Tonggak Tersendiri Berkat Kemenangan Teranyar Di Toronto
Iga Swiatek [image: jimmie48|WTA]
Berita Tenis: Kemenangan tiga set Iga Swiatek atas Marta Kostyuk tidak hanya mengantarkannya menuju perempatfinal Canadian Open untuk kali kedua dalam kariernya.
Pencapaian tersebu juga mengakhiri salah satu masa paceklik yang paling mencolok.
Petenis berkebangsaan Polandia telah menelan tujuh laga tiga set terakhir yang ia lakoni melawan petenis peringkat 20 besar, tepatnya sejak bulan September musim lalu dan ia memiliki alasan untuk merasa bersedih setelah kecolongan set pertama melawan petenis berkebangsaan Ukraina, Kostyuk di babak keempat Canadian Open, Toronto musim 2026.
Namun sebaliknya, petenis yang telah mengantongi enam gelar Grand Slam menemukan jalan untuk membalikkan keadaan, termasuk tidak pernah kehilangan servisnya di set kedua dan ketiga sebelum akhirnya memetik kemenangan 3-6, 6-1, 6-2 atas petenis unggulan kesepuluh, Kostyuk.
Secara keseluruhan, petenis unggulan ketujuh mengamankan sembilan peluang break point di sepanjang set kedua dan ketiga demi mengklaim kemenangan pertama atas petenis peringkat 20 besar untuk kali pertama sejak Italian Open pada bulan Mei.
Setelah pertandingan, mantan petenis peringkat 1 dunia mengakui ia mengetahui bahwa ia bisa bermain dengan lebih baik setelah set perrtama dan fokus untuk lebih berani.
“Di set kedua, saya tampil maksimal, bermain dengan sedikit lebih cepat, dan lebih keras, serta sedikit lebih menekan Marta,” ungkap Swiatek.
“Saya tahu saya bisa tetap solid ketika sambil melakukannya. Jadi, ya, dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, saya merasa itu rencana dan pilihan yang baik dan saya pun menjalaninya.”
Usaha tersebut juga mematahkan kemenangan beruntun Kostyuk dalam laga tiga set. Ia telah memenangkan tujuh laga tiga set sejak kalah dari Elsa Jacquemot di Australian Open awal musim ini, di mana ia mengalami cedera pergelangan kaki.
Berdiri di antara Swiatek dan satu tempat di semifinal Canadian Open adalah petenis unggulan ke-15, Diana Shnaider yang juga menorehkan tonggak bersejarah sendiri usai menumbangkan petenis unggulan ketiga, Jessica Pegula. Pertemuan tersebut akan menjadi pertemuan kedua mereka setelah petenis berkebangsaan Polandia memenangkan pertemuan mereka di Madrid musim lalu.
Kemenangan 6-3, 6-3 merupakan kemenangan pertama Shnaider pada pertemuan kelima melawan petenis AS, Pegula dan menjadi pembalasan atas kekalahannya pada pertemuan mereka di Washington pekan lalu.
“Saya menikmati waktu saya di Toronto,” tutur Shnaider. “Saya merasa lapangan ini cocok dengan permainan saya. Saya mencintai Toronto. Saya menantikan untuk kembali ke sini. Ini kali kedua saya di sini, tetapi pastinya saya menyukai lapangan di sini.”
Artikel Tag: canadian open, Marta Kostyuk, Iga Swiatek, Diana Shnaider