☰
Kanal
✕

Kei Nishikori Siap Untuk Lakoni Turnamen Pamungkas Dalam Kariernya

Penulis: Dian Megane
30 Sep 2026, 05:53 WIB

Kei Nishikori [image: Hiroshi Sato]

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Jepang, Kei Nishikori siap untuk melakoni penampilan terakhir dalam kariernya di turnamen ATP level 500, Japan Open, Tokyo.

Mantan petenis peringkat 4 dunia bersiap melakoni penampilan pamungkasnya di turnamen ATP Japan Open sekaligus menutup perjalanan kariernya di tanah kelahirannya sendiri, tempat ia pernah menjuarai turnamen tersebut pada musim 2012 dan 2014.

Saat bersiap turun ke lapangan untuk kali terakhir di Tokyo, petenis berusia 36 tahun mengakui bahwa momen tersebut menghadirkan perpaduan antara rasa antusias dan kesedihan.

"Sangat emosional. Perasaan saya campur aduk," ungkap Nishikori dalam wawancara dengan ATP Media di Tokyo. "Saya antusias bisa bermain di Jepang. Tetapi, saya juga sadar bahwa ini adalah momen terakhir saya. Jadi, rasanya agak sedih. Tentu saja, saya ingin menampilkan permainan tenis yang bagus. Ada sedikit tekanan, tetapi hal ini juga terasa mengasyikkan."

Petenis yang sampai saat ini mengoleksi 12 gelar turnamen ATP, telah mengalami beberapa momen paling berkesan dalam kariernya di Tokyo dan yang paling istimewa adalah saat ia meraih gelar juara pertamanya di tanah kelahiran sendiri. Pada musim 2012, ia mengalahkan Milos Raonic — yang saat itu menempati peringkat 6 dunia — dalam pertandingan tiga set untuk memastikan gelar juara pertamanya di Tokyo.

"Itu adalah momen terbesar saya di sini," kenang Nishikori. "Karena menurut saya, bagi semua petenis Jepang, ini adalah salah satu turnamen impian, semua orang ingin memenangkannya, dan saya berhasil melakukannya. Saat itu musim 2012 dan saya mengalahkan Raonic.”

"Pertandingan itu berlangsung sengit, tetapi saya berhasil meraih gelar juara. Saya sangat bahagia. Bagi saya, memenangkan turnamen ini rasanya hampir sama dengan memenangkan gelar Grand Slam karena ini adalah rumah saya. Banyak penggemar yang hadir dan itu menjadi momen terbesar saya."

Petenis berkebangsaan Jepang kembali merasakan sensasi itu pada musim 2014, saat ia meraih gelar juara di Tokyo untuk kali kedua. Kemenangan tersebut diraih pada musim terbaik dalam kariernya, hanya beberapa pekan setelah ia mencapai final Grand Slam pertamanya di US Open. Ia memenangkan empat gelar pada musim tersebut.

"Menurut saya, 2014 adalah musim terbaik saya," lanjut Nishikori. "Memenangkan gelar di sini lagi bukanlah hal yang mudah, tetapi saya berhasil melakukannya. Saya sangat senang. Saya berharap bisa memenangkan beberapa gelar lagi, namun dua kali pun sudah cukup memuaskan bagi saya."

Kedua gelar tersebut tetap menjadi salah satu momen paling berkesan bagi petenis berusia 36 tahun di Japan Open. Kini, ia kembali untuk penampilan ke-12 sekaligus kali terakhir di turnamen tersebut, yang juga akan menjadi turnamen penutup dalam karier profesionalnya.

Petenis berusia 36 tahun mencatatkan 24-9 di Japan Open dan akan menghadapi Frances Tiafoe di babak pertama musim ini. Itu akan menjadi kesempatan terakhir bagi sang petenis untuk bertanding di hadapan para penggemar tuan rumah, yang menurutnya telah berperan besar dalam keberhasilannya meraih kemenangan di Tokyo.

"Saya selalu merasakan dukungan penggemar sepanjang waktu," ujar Nishikori. "Para penggemar ini selalu menyemangati saya hingga akhir dan menurut saya itulah alasan mengapa saya mampu meraih kemenangan di set ketiga saat melawan Raonic."

Artikel Tag: Kei Nishikori, Japan Open, Frances Tiafoe

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru