Flavio Cobolli Merasa Kebisingan Penonton Di US Open ‘Sangat Berat’
Flavio Cobolli [image: USTA]
Berita Tenis: Flavio Cobolli mengakui bahwa ia merasa "sangat sulit" menghadapi keriuhan penonton di US Open, tetapi menegaskan ia tidak menyalahkan hal tersebut atas kekalahan tidak terduganya.
Petenis berkebangsaan Italia — yang sebelumnya menjadi runner up French Open musim 2026 dan mencapai perempatfinal Wimbledon — berstatus sebagai petenis unggulan kelima di Flushing Meadows, New York serta menjadi salah satu kandidat juara.
Sayangnya bagi sang petenis, kiprahnya di US Open musim ini tidak berakhir manis. Ia harus mengakui keunggulan lawannya, petenis unggulan ke-28, Alexander Blockx yang bangkit setelah tertinggal satu set demi menaklukkan petenis unggulan kelima dengan 6-7, 6-3, 6-0, 6-3 di babak ketiga.
Meski petenis berkebangsaan Italia berhasil memenangkan set pertama yang berlangsung sangat ketat, performanya justru merosot drastis di sisa pertandingan, sementara Blockx mampu memenangkan tiga set berikutnya secara konsisten.
Setelah menyaksikan musim terobosannya di Grand Slam berakhir dengan kekalahan di babak ketiga US Open, petenis berusia 24 tahun ditanya apakah ia merasa terganggu oleh tingkat kebisingan dan perilaku penonton.
"Ya, maksud saya, sejak hari pertama. Biasanya kami selalu bermain dalam suasana hening — tidak ada yang bergerak, tidak ada yang bicara — namun dengan atmosfer yang luar biasa. Di sini situasinya sangat berbeda. Atmosfernya memang hebat, tetapi suasananya sangat, sangat bising,” jelas Cobolli.
“Bagi kami, bermain dalam kondisi seperti itu sungguh berat. Mungkin kami harus terus bermain dengan kondisi ini selama beberapa pekan ke depan, karena ketika datang ke sini dan mendapati aturan yang berbeda, itu sangat menyulitkan kami. Tentu saja, saya kalah bukan karena kebisingan itu.”
Setelah gagal lolos babak kualifikasi US Open pada musim 2022 dan 2023, petenis unggulan kelima mencatatkan debutnya di Flushing Meadows, New York pada musim 2024. Pada musim tersebut, ia mengalahkan James Duckworth dan Zizou Bergs sebelum akhirnya kalah dari Daniil Medvedev di babak ketiga.
Musim lalu, petenis yang kini menempati peringkat 6 dunia juga berhasil mencapai babak ketiga di New York, tetapi terpaksa mundur di tengah pertandingan saat menghadapi rekan senegaranya, Lorenzo Musetti.
Kini, setelah untuk kali ketiga secara berturut-turut tersingkir di babak ketiga US Open, Cobolli akan mengalihkan fokusnya untuk bersiap menghadapi rangkaian turnamen di Asia.
Artikel Tag: US Open, Flavio Cobolli