Taylor Fritz Tak Sembunyikan Kekecewaan Usai Kandas Di US Open
Taylor Fritz [image: tennis365]
Berita Tenis: Taylor Fritz mengakui bahwa ia perlu rehat sejenak dari dunia tenis setelah kekalahan mengejutkan dari Francisco Cerundolo memupus harapannya untuk menjuarai US Open musim 2026.
Petenis tuan rumah tampak memegang kendali penuh setelah unggul dua set dan sempat mematahkan servis petenis berkebangsaan Argentina, Cerundolo di set ketiga, tetapi situasi berbalik ketika petenis unggulan ke-24 bangkit dan memenangkan pertandingan dengan skor 3-6, 4-6, 6-3, 6-4, 6-4.
Petenis unggulan kesembilan tampak sangat terpukul usai pertandingan dan kesedihan mendalamnya tidak dapat disembunyikan saat ia diminta mengungkapkan perasaannya.
"Saya bahkan tidak tahu harus berkata apa," aku Fritz. "Saya sebenarnya tidak ingin bicara atau bertemu siapa pun. Saya hanya perlu pergi sejenak selama beberapa hari, lalu kembali bekerja. Saya tidak tahu bagaimana hal itu bisa terjadi kali ini."
Runner up US Open musim 2024 mengaku tidak merasa nyaman meski sempat unggul dua set. Ia berhasil menepis serangkaian peluang break point sebelum Cerundolo akhirnya sukses membuahkan hasil dari tekanan yang dilancarkannya.
"Saya beruntung bisa memenangkan set pertama dan kedua karena servisnya tidak terlalu bagus dan ia melakukan beberapa kesalahan," kata Fritz.
"Saya hanya perlu melakukan servis sedikit dengan lebih baik, tetapi ia bermain dengan sangat hebat hingga berhasil mematahkan servis saya di set ketiga. Ia sangat piawai dalam mengembalikan servis dan mampu menghukum kesalahan saya dengan lebih efektif dibandingkan petenis pada umumnya.”
"Permainannya dari area baseline semakin membaik. Ia mulai bermain dengan lebih agresif dan mengurangi kesalahan, yang membuat situasi menjadi sulit. Di set keempat dan kelima, servisnya luar biasa. Performa saya dari area baseline sedikit menurun, sehingga lebih sulit untuk menghadapi momen-momen penuh tekanan tersebut."
Kekalahan tersebut akan terasa sangat menyakitkan bagi petenis tuan rumah, mengingat ekspektasi terhadap dirinya sempat meningkat setelah ia memenangkan dua pertandingan pertamanya dengan performa yang sangat meyakinkan.
Besarnya kekalahan tersebut akan menyisakan penyesalan mendalam bagi petenis unggulan kesembilan, apalagi Cerundolo mengakui bahwa ia harus meningkatkan level permainannya setelah sempat kalah di awal pertandingan.
"Ia bermain dengan jauh lebih baik daripada saya di dua set pertama," ujar Cerundolo. "Saya mulai menemukan ritme permainan secara bertahap dan menurut saya, di set keempat dan kelima saya memainkan tenis yang sangat apik. Saya tidak berhasil menampilkan permainan seperti itu di set-set maupun babak-babak sebelumnya."
AS telah lama menantikan lahirnya juara tuan rumah untuk nomor tunggal putra di US Open dan Fritz digadang-gadang sebagai petenis yang mampu mengakhiri penantian panjang sejak kemenangan Andy Roddick pada musim 2003.
Kegagalan seperti ini — terjadi di turnamen yang memiliki makna lebih besar bagi Fritz dibandingkan turnamen lainnya — tentu terasa menyakitkan dan akan memicu keraguan dalam dirinya sendiri mengenai apakah ia akhirnya mampu meraih gelar Grand Slam.
Artikel Tag: Taylor Fritz, US Open, Francisco Cerundolo