Kanal

Beri Ucapan Selamat, Iga Swiatek Goda Flavio Cobolli Dengan Pasta Stroberi

Penulis: Dian Megane
08 Jun 2026, 20:53 WIB

Flavio Cobolli

Berita Tenis: Berdiri di samping Adriano Panatta selama upacara penyerahan trofi French Open musim 2026, Flavio Cobolli hampir tidak bisa menatap timnya saat ia berbicara kepada penonton, rasa sakit akibat kekalahan di final masih terasa.

Petenis berkebangsaan Italia hampir mengakhiri penantian 50 musim untuk juara putra Italia di Roland Garros, hanya untuk melihat mimpi itu sirna di set kelima. Tetapi setelah pertandingan, sementara juara French Open musim lalu, Carlos Alcaraz memuji perjalanan luar biasanya, penghormatan petenis yang telah empat kali menjadi juara di Roland Garros, Iga Swiatek datang dengan sentuhan tidak terduga, sesuatu yang mungkin banyak orang Italia berharap tidak pernah mereka dengar.

Meskipun Alcaraz pertama kali mengirimkan ucapan selamat kepada Alexander Zverev atas kemenangannya di French Open, ia kemudian juga mengirimkan ucapan selamat terbaiknya kepada Cobolli. Melalui unggahan di Instagram Story, ia menuliskan, “Selamat Flavio atas final Grand Slam pertamamu! Saya yakin akan ada banyak lagi!”

Petenis berkebangsaan Polandia juga ikut memberikan penghormatan kepada petenis unggulan kesepuluh yang ia bagikan melalui Instagram Story.

Awalnya, mantan petenis peringkat 1 dunia, Swiatek menuliskan, “Selamat @flavio_cobbo,” sambil merayakan prestasi petenis berkebangsaan Italia. Tetapi kemudian muncul kalimat kedua yang dengan cepat menarik perhatian. “Kurasa kau akhirnya makan pasta stroberi juga,” tambah petenis berkebangsaan Polandia.

Komentar tersebut mungkin tampak aneh bagi banyak penggemar. Tetapi, komentar tersebut merujuk pada salah satu perdebatan tentang asupan makanan yang paling banyak dibicarakan di dunia tenis selama satu musim terakhir.

Beberapa kombinasi makanan terkenal karena memecah belah opini. Nanas di atas pizza dan kentang goreng dalam milkshake adalah contoh umum di dunia saat ini, dan stroberi serta pasta Swiatek juga bergabung dalam daftar tersebut pada musim lalu.

Kisah tersebut bermula di Wimbledon musim 2025. Setelah kemenangannya di babak ketiga melawan Danielle Rose Collins, Swiatek ditanya tentang rencana makan malamnya. Ia mengungkapkan bahwa ia sangat menginginkan makanan favorit masa kecilnya yang disebut "makaron z truskawkami", hidangan tradisional Polandia yang menggabungkan stroberi, pasta, dan yogurt.

Jawabannya langsung mengejutkan banyak penggemar di lapangan beserta pewawancara.

“Mengapa ini menjadi masalah besar? Semua orang seharusnya memakannya,” tutur Swiatek saat itu. “Saya pikir di musim panas anak-anak banyak memakannya. Saya tidak tahu. Itu hanya perpaduan rasa yang sempurna.”

Meskipun stroberi dan krim telah lama menjadi tradisi Wimbledon, pasta dianggap hampir sakral di Italia dan di antara semua orang Italia. Hal tersebut membuat diskusi menjadi sangat menarik ketika petenis berkebangsaan Italia ikut terlibat.

Cobolli, yang memiliki sponsor yang sama dengan Swiatek, kemudian menjelaskan bahwa ia tidak yakin dengan hidangan favorit petenis berkebangsaan Polandia. Berbicara dengan Steve Weissman dan Jon Wertheim dari Tennis Channel, ia menjelaskan, “Saya berbicara dengannya kemarin. Saya mengatakan kepadanya, ‘Apa yang kamu lakukan? Sekarang mereka ingin mencoba stroberi dan pasta!’”

Ia melanjutkan kritiknya, “Saya tidak ingin berada di posisinya. Saya berharap semoga beruntung untuknya ketika ia kembali ke Italia!” dengan nada bercanda tentang bagaimana orang Italia mungkin bereaksi terhadap hidangan tersebut.

Ketika Swiatek kembali mengangkat topik hidangan terkenal tersebut setelah kekalahan Cobolli di final French Open, lelucon yang terus berulang tersebut menjadi semakin populer dan sekali lagi menjadi topik pembicaraan yang tidak terduga.

Artikel Tag: French Open, Iga Swiatek, Carlos Alcaraz, Flavio Cobolli

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru