Alexander Zverev Susah Payah Karamkan Vit Kopriva Di Halle
Alexander Zverev [image: Alyssa van Heyst Photography]
Berita Tenis: Alexander Zverev tidak sepenuhnya mulus beradaptasi dengan grass-court saat berkompetisi di Halle Open musim 2026, tetapi juara French Open tetap berhasil meraih kemenangan pembuka melawan Vit Kopriva.
Petenis unggulan pertama mengklaim kemenangan 6-3, 4-6, 6-2 atas petenis berkebangsaan Ceko, Kopriva di babak pertama Halle Open. Dengan kemenangan yang diperjuangkan selama 2 jam 10 menit, ia menyamai rekor Rafael Nadal untuk kemenangan pertandingan di turnamen ATP level 500 terbanyak (121) sejak seri tersebut diperkenalkan pada musim 2009.
“Tentu saja, saya sangat gembira bisa memainkan pertandingan pertama saya sebagai juara Grand Slam di Jerman, tetapi saya rasa itu tidak terlalu memengaruhi saya,” aku Zverev.
“Yang benar-benar memengaruhi saya adalah perubahan permukaan lapangan dan lawan saya bermain dengan sangat bagus kali ini. Saya pikir ia memainkan pertandingan yang fantastis dan pukulannya sangat bagus, servisnya luar biasa.”
“Sejujurnya saya sangat senang dengan kemenangan ini karena menurut saya itu adalah pertandingan yang menyulitkan, lawan yang tangguh, dan untuk pertandingan pertama di grass-court, itu tidak terlalu buruk.”
Melakoni pertandingan pertama di turnamen grass-court musim 2026 hanya sembilan hari setelah ia mengalahkan Flavio Cobolli dengan lima set demi memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di French Open, petenis tuan rumah menampilkan performa servis kelas atas untuk mengalahkan petenis peringkat 64 dunia, Kopriva.
Juara Olimpiade di Tokyo tahun 2021 memenangkan 81 persen (44/54) poin dari servis pertamanya, meskipun di satu service game servis di mana ia kalah, Kopriva mematahkan servisnya di game kesepuluh set kedua untuk memaksa set penentu.
Setelah awal yang seimbang di set ketiga, Zverev memastikan diri melaju ke babak kedua Halle Open dengan memenangkan empat game berturut-turut dari kedudukan 2-2. Petenis peringkat 3 dunia yang menjadi finalis di Halle pada musim 2016 dan 2017 dan telah mencapai semifinal dalam tiga musim terakhir, akan menghadapi rekan senegaranya, Yannick Hanfmann demi untuk memperebutkan satu tempat di perempatfinal.
Sebelumnya, Hanfmann mencetak kemenangan mengejutkan 6-2, 6-2 atas petenis berkebangsaan Brazil, Joao Fonseca demi meraih kemenangan ke-100 di turnamen ATP. Petenis berusia 34 tahun merupakan petenis putra Jerman ke-25 yang mencapai angka tersebut di Open Era sekaligus menjadi hanya petenis putra Jerman aktif ketiga yang melakukannya setelah Zverev (556 kemenangan) dan Jan Lennard Struff (243).
Sementara juara Halle Open pada musim 2023 dan 2025, Alexander Bublik gagal mempertahankan gelar turnamen ATP level 500 tersebut. Petenis berkebangsaan Italia, Mattia Bellucci secara mengejutkan mampu menaklukkan petenis unggulan ketiga 7-6, 6-1 dan menjadi petenis putra kedua dalam sejarah turnamen tersebut yang mengalahkan juara bertahan di babak pertama.
Di babak kedua, Bellucci selanjutnya akan menghadapi petenis berkebangsaan Belgia, Raphael Colligno yang mengklaim kemenangan meyakinkan 6-4, 6-2 atas petenis berkebangsaan Australia, Alexei Popyrin.
Di babak pertama lainnya, Hubert Hurkacz memulai dengan gemilang di turnamen tempat ia mengangkat trofi kemenangan pada musim 2022. Petenis berkebangsaan Polandia mengalahkan petenis unggulan kedelapan, Andrey Rublev dengan 6-3, 6-2 dan selanjutnya akan menghadapi petenis tuan rumah, Daniel Altmaier.
Daniil Medvedev bernasib lebih mujur daripada rekan senegaranya, Rublev setelah ia meraih kemenangan 6-3, 6-4 dalam pertemuan pertama melawan petenis berkebangsaan Argentina, Tomas Martin Etcheverry. Petenis unggulan keempat selanjutnya akan menghadapi petenis berkebangsaan Prancis, Terence Atmane di babak kedua Halle Open.
Artikel Tag: alexander zverev, Daniil Medvedev, Alexander Bublik, Halle Open, Vit Kopriva