Sze Fei-Izzuddin Wujudkan Gelar Ganda Putra Malaysia di Indonesia Open
Goh Sze Fei-Nur Izzuddin Rumsani/[Foto:NST]
Pasangan independen Goh Sze Fei / Nur Izzuddin Rumsani mengakhiri penantian Malaysia selama 18 tahun untuk meraih gelar ganda putra Indonesia Open 2026 dengan kemenangan gemilang setelah tertinggal di Jakarta pada Minggu (7/6).
Pasangan peringkat 8 dunia, Sze Fei-Izzuddin, mengalahkan pasangan tuan rumah favorit dan peringkat 12 dunia, Raymond Indra / Nikolaus Joaquin, dengan skor 13-21, 21-18, 21-10 di final Super 1000 di Istora Senayan.
Zakry Latif dan Fairuzizuan Tazari adalah pasangan putra Malaysia terakhir yang memenangkan gelar tersebut pada edisi tahun 2008.
Kemenangan ini bahkan lebih mengesankan karena Sze Fei-Izzuddin juga telah mengalahkan pasangan peringkat 1 dunia asal Korea Selatan itu di semifinal pada hari Sabtu.
Kemenangan di Jakarta ini juga merupakan gelar Super 1000 kedua bagi Sze Fei-Izzuddin, setelah sebelumnya memenangkan China Open pada tahun 2024.
Sze Fei-Izzuddin, yang juga meraih gelar Indonesia Masters pada bulan Januari setelah mengalahkan Raymond-Nikolaus, mendapatkan hadiah uang sebesar US$107.300 (RM432.443) hari ini.
"Kami bersyukur bisa sampai di sini hari ini dan (menang) sekali lagi di Istora Senayan (setelah kemenangan di Indonesia Masters). Pertama-tama, saya berterima kasih kepada rekan saya Izzudddin atas kesuksesan ini," kata Sze Fei dalam wawancara pasca pertandingan dengan BWF.
"Tentu saja, mereka (Raymond-Nikolaus) akan segera menjadi salah satu pasangan terbaik. Mereka bermain sangat baik di game pertama dan kedua."
Lee Zii Jia adalah satu-satunya warga Malaysia lainnya yang pernah memenangkan gelar Super 1000, All England pada tahun 2021.
Titik balik bagi kebangkitan Sze Fei-Izzuddin adalah ketika mereka berhasil menyamakan kedudukan dari tertinggal 8-14 di gim kedua, yang mengubah momentum keunggulan mereka.
Artikel Tag: Nur Izzuddin Rumsani, Goh Sze Fei, Nikolaus Joaquin, Raymond Indra, Indonesia Open 2026