Sze Fei-Izzuddin Bungkam Penggemar Fanatik Tuan Rumah di Istora
Goh Sze Fei-Nur Izzuddin Rumsani/[Foto:AFP]
Tuntutan berat berkompetisi di empat turnamen berturut-turut tidak menghentikan Goh Sze Fei / Nur Izzuddin Rumsani untuk menciptakan sejarah di Indonesia Open 2026.
Meskipun memiliki jadwal yang padat termasuk Thailand Open, Malaysia Masters, dan Singapore Open selama tiga minggu berturut-turut sebelumnya, pasangan independen ini menampilkan performa berkelas untuk mengalahkan pasangan tuan rumah Raymond Indra-Nikolaus Joaquin dengan kemenangan comeback 13-21, 21-18, 21-10 dalam waktu 49 menit.
Setelah pemain peringkat 8 dunia Sze Fei-Izzuddin memenangkan hadiah uang sebesar US$107.300 (RM432.443) dari Indonesian Open, kedua pemain bulu tangkis itu bercanda bahwa uang hadiah tersebut akan diberikan kepada istri mereka.
Kemenangan Sze Fei-Izzuddin mengakhiri kekeringan ganda putra Malaysia selama 18 tahun di ajang Super 1000. Zakry Latif-Fairuzizuan Tazari adalah pasangan Malaysia terakhir yang membungkam 'raung Istora Senayan' yang terkenal, pada tahun 2008.
Ini adalah gelar kedua Sze Fei-Izzuddin tahun ini dan, kebetulan, gelar pertama mereka juga diraih di tempat yang sama, di mana mereka mengalahkan pasangan peringkat 12 dunia Raymond-Nikolaus pada bulan Januari untuk merebut gelar Indonesia Masters.
"Kami bersyukur bisa sampai di sini hari ini dan (menang) sekali lagi di Istora Senayan (setelah kemenangan di Indonesia Masters). Pertama-tama, saya berterima kasih kepada rekan saya Izzudddin atas kesuksesan ini," kata Sze Fei dalam wawancara pasca pertandingan dengan BWF.
"Tentu saja, mereka (Raymond-Nikolaus) akan segera menjadi salah satu pasangan terbaik. Mereka bermain sangat baik di game pertama dan kedua."
Dengan kemenangan hari ini, Sze Fei / Izzuddin juga memegang predikat langka sebagai satu-satunya petenis Malaysia yang memenangkan dua gelar Super 1000. Kesuksesan mereka sebelumnya adalah di China Open 2024.
Lee Zii Jia adalah satu-satunya warga Malaysia lainnya yang pernah memenangkan gelar Super 1000, All England pada tahun 2021.
Titik balik bagi kebangkitan Sze Fei-Izzuddin adalah ketika mereka berhasil menyamakan kedudukan dari tertinggal 8-14 di gim kedua, yang mengubah momentum keunggulan mereka.
Gelar Indonesian Open menjadi pelengkap kesuksesan bagi Sze Fei-Izzuddin, yang sebelumnya meraih posisi runner-up di Malaysia Masters dan mencapai semifinal Thailand Open serta perempat final Singapore Open.
Peningkatan kondisi fisik dan daya tahan Sze Fei / Izzuddin terbukti menjadi faktor penentu selama empat minggu terakhir saat mereka berjuang keras melawan pasangan elit dunia.
Dan kemenangan mengejutkan mereka atas pasangan peringkat 1 dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho-Seo Seung Jae, di semifinal menjadikan mereka favorit untuk memenangkan final Indonesia Open dan meraih gelar World Tour ke-10 mereka.
Artikel Tag: Nur Izzuddin Rumsani, Goh Sze Fei, Nikolaus Joaquin, Raymond Indra, Indonesia Open 2026