Sterling Buka Suara Usai Akui Tiga Pelanggaran
Sterling Buka Suara Usai Akui Tiga Pelanggaran - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris –Raheem Sterling, mantan bintang Manchester City dan tim nasional Inggris, akhirnya buka suara di media sosial setelah menghadapi pengadilan terkait tiga pelanggaran lalu lintas serius. Pria berusia 31 tahun ini mengaku bersalah atas tuduhan mengemudi berbahaya, kepemilikan nitrous oxide untuk inhalasi yang salah, dan kegagalan memberikan spesimen setelah rekaman kamera tubuh polisi menunjukkan momen penangkapannya saat menabrakkan Lamborghini Urus miliknya di Hampshire pada 28 Mei.
Sterling hadir di Pengadilan Magistrat Basingstoke pada Selasa lalu. Kasusnya ditunda hingga November untuk mempersiapkan laporan pra-putusan. Pengadilan mendengar bahwa mobil Lamborghini miliknya terlihat dikemudikan secara tidak stabil di jalan M25 dan M3 sebelum keluar dari jalan tol di dekat Farnborough dan menabrak gerbang logam.
Mantan talenta Liga Premier ini juga menghadapi tekanan setelah meninggalkan Feyenoord sebagai agen bebas musim lalu. Dalam sebuah unggahan Instagram, Sterling tampak mengisyaratkan penerimaan kesalahan dengan menulis, "Progress over perfection."
Karier Sterling yang sebelumnya cemerlang, termasuk penghargaan Pemain Terbaik di Man City pada 2019 dan sejumlah gelar lainnya, kini berada dalam sorotan. Setelah musim yang kurang mengesankan di Feyenoord dengan hanya delapan penampilan, masa depannya masih menjadi pertanyaan.
Selama persidangan, terungkap bahwa seorang pengendara lain melaporkan melihat Lamborghini Sterling sering berpindah jalur dan mendekati pembatas jalan selama sekitar 30 menit. Polisi akhirnya menemukan Sterling di dalam kendaraan yang rusak di dekat pertukaran Minley. Enam kanister nitrous oxide ditemukan di dalam mobil tersebut. Rekaman polisi menunjukkan Sterling duduk dengan kanister dan balon kempis di pangkuannya sebelum mencoba memindahkannya ke kursi belakang.
Meskipun tes jalan raya tidak menunjukkan indikasi positif untuk alkohol, ganja, atau kokain, Sterling menolak memberikan sampel darah, yang menyebabkan dakwaan tambahan. Pihak penuntut menyatakan bahwa Sterling mencoba menjadikan kehadiran pengacara pilihannya sebagai syarat memberikan sampel, meski diberitahu bahwa investigasi tidak bisa ditunda. Sterling mengaku meminta nasihat hukum dan merasa lelah serta bingung setelah semalaman tidak tidur.
Pengacaranya, Jason Bartfeld KC, menyatakan bahwa ada "mitigasi pribadi yang luas" dan Sterling secara sukarela telah mengambil langkah untuk mengatasi kesulitannya. Pemain ini dijadwalkan akan menerima hukuman pada November mendatang.
Artikel Tag: Raheem Sterling