Rudy Gobert Komentari Keributan dengan Draymond Green: "Perilaku Badut"
Draymond Green terlihat mencengkram leher Rudy Gobert dalam pertandingan Minnesota Timberwolves-Golden State Warriors. (Foto: AP)
Rudy Gobert melontarkan dua kata untuk menggambarkan pendapatnya tentang cengkeraman forward Golden State Warriors Draymond Green terhadap dirinya pada Selasa malam: "Perilaku badut."
Gobert, center Minnesota Timberwolves, menggunakan kata-kata itu tiga kali dalam wawancara pasca pertandingan dengan para wartawan.
Gobert dan Green menjadi pertikaian utama di awal pertandingan dalam kekalahan 104-101 Warriors di Chase Center, setelah guard Klay Thompson dan forward Minnesota, Jaden McDaniels, beradu mulut untuk memulai keributan.
Gobert merangkul Thompson dari belakang, sejajar bahu, ketika Draymond Green melompat ke tengah keributan itu dan mencengkramkan lengan kanannya ke leher Gobert selama beberapa detik.
"Hanya perilaku badut," kata Rudy Gobert. "Saya bangga pada diri saya sendiri karena berperilaku lebih baik. Itu bahkan tidak pantas saya lakukan padanya. Saya berharap liga akan melakukan apa yang harus dilakukan, karena itu hanya perilaku badut. Tidak banyak yang bisa dikatakan, itu perilaku badut.
"Saya hanya mencoba untuk memastikan sityuasinya tidak menjadi lebih buruk. Jadi saya mencoba memisahkan keduanya, dan hanya itu. Saya senang kami meraih kemenangan."
Draymond Green bisa saja mendapatkan skorsing bertanding dari NBA, seperti yang dikatakan Ruby Gobert.
Warriors terkejut (dan tidak senang) bahwa Gobert lolos dari hukuman karena meletakkan tangannya pada Thompson dalam perkelahian liar selama kurang dari dua menit setelah pertandingan dimulai pada Selasa (14/11) malam.
Thompson dan McDaniels keduanya dikeluarkan dan Green dinilai melakukan flagrant foul tingkat 2, yang membuatnya dikeluarkan secara otomatis.
Thompson dan Green tidak berbicara kepada wartawan setelah pertandingan.
Rudy Gobert membuat satu komentar heboh lainnya, mengatakan bahwa Draymond Green memang sengaja ingin dikeluarkan karena rekan setimnya, Stephen Curry, absen dalam pertandingan tersebut karena cedera lutut.
"Agak lucu karena sebelum pertandingan saya berkata pada diri saya sendiri bahwa Steph tidak akan bermain, jadi saya tahu Draymond akan mencoba untuk dikeluarkan," kata Rudy Gobert. "Setiap kali Steph tidak bermain, (Green) tidak ingin bermain tanpa jagoannya, Steph, jadi dia melakukan apa pun agar dikeluarkan."
Bagi Warriors sendiri, kekalahan dari Timberwolves ini menjadi kekalahan keempat secara berturut-turut, yang membuat rekor tanding mereka menjadi 6-6 musim ini.
Curry absen karena cedera lutut kanan. Pelatih Warriors Steve Kerr mengatakan bahwa hasil MRI menunjukkan "tidak ada yang mengkhawatirkan," dan sang bintang akan dipantau hari per hari.
Artikel Tag: Rudy Gobert, draymond green