Riccardo Trevisani Soroti Mental dan Level Inter di Liga Champions
Riccardo Trevisani
Berita Liga Italia: Jurnalis Italia, Riccardo Trevisani menilai kekalahan Inter Milan di Liga Champions bukan hanya soal taktik, melainkan juga soal level dan mentalitas tim.
Riccardo Trevisani membahas perjalanan Inter di Liga Champions dalam program Fontana di Trevi. Komentarnya muncul setelah Nerazzurri menelan dua kekalahan di dua laga awal musim ini dan jelang menjamu Shakhtar di San Siro.
"Menurut saya, jalan yang ditempuh Inter dan jalan yang ditempuh Italia di Serie A untuk membawanya ke Eropa butuh waktu, karena ini tidak sama seperti bermain di liga.” ujar Trevisani.
“Bruges mencetak satu gol, lalu satu lagi, lalu satu lagi, dan masih bisa membuat satu lagi. Mereka sama sekali tidak peduli untuk bertahan,"
Menurutnya, pola saling berbalas serangan menyulitkan jika peluang tidak dikonversi. Kamu menyerang dengan 10, mereka dengan 5, tetapi jika 5 mereka menjadi 4 gol dan 10 kamu hanya menjadi 3 gol, kamu kalah 4-3.
"Secara psikologis kamu selalu masuk lapangan dengan keyakinan lebih kuat, sehingga masuk lebih pelan. Mungkin ada sisi taktis juga, karena tidak semua pemain Inter pandai mundur atau bertahan ke arah gawang sendiri.”
“Namun menurut saya ada juga masalah level. Jika kamu kalah tujuh dari delapan laga di Liga Champions, itu bukan lagi soal merasa akan menang atau masalah taktik. Itu masalah level."
Sebelumnya, Nicola Ventola juga menyoroti Bruges, yang menurutnya tampil dengan kecepatan tinggi dan sulit dikejar jika Inter gagal mencetak gol di 20 menit pertama.
Artikel Tag: Inter Milan, Shakhtar Donetsk, Riccardo Trevisani