Respons Jenaka Madison Keys Usai Disangka Jessica Pegula
Madison Keys [image: wta]
Berita Tenis: Madison Keys menghadiri konferensi pers di Canadian Open, Toronto pekan ini usai memenangkan laga pembuka, tetapi ia mendapati papan nama di hadapannya bertuliskan "Jessica Pegula" alih-alih namanya sendiri.
Alih-alih membiarkannya begitu saja, juara Australian Open musim 2025 justru mengubah situasi tersebut menjadi momen yang jenaka.
“Apa sebaiknya saya membiarkan ini tetap terpasang dan membuat orang bingung? Lagipula, kebanyakan orang memang memanggil saya Jess,” ujar Keys sambil tertawa.
Kekeliruan tersebut terjadi setelah petenis AS melaju ke babak ketiga Canadian Open berkat kemenangan meyakinkan 6-1, 6-2 atas petenis berkebangsaan Kroasia, Antonia Ruzic, yang sekaligus memastikan pertemuan di babak 32 besar melawan petenis unggulan kesepuluh, Marta Kostyuk.
Sementara itu, petenis unggulan ketiga, Pegula berhasil melewati laga babak kedua Canadian Open dengan kemenangan tiga set atas petenis berkebangsaan Polandia, Magdalena Frech dan kini akan menghadapi petenis berkebangsaan Uzbekistan, Kamilla Rakhimova di babak ketiga.
Kedua pertandingan tersebut dijadwalkan pada hari yang sama, yang turut menambah kerumitan situasi hingga memicu terjadinya kekeliruan papan nama tersebut. Mereka akan bertanding secara bersamaan pada hari yang sama, tetapi kali ini pihak penyelenggara pastinya akan jauh lebih berhati-hati saat mengganti papan nama petenis.
Momen kekeliruan tersebut selaras dengan dinamika hubungan mereka yang telah berkembang selama bertahun-tahun, seiring mereka menjadi teman dekat di luar lapangan. Kedua petenis AS menjadi pembawa acara bersama dalam The Player’s Box Podcast bersama sesama petenis putri, Jennifer Brady dan Desirae Krawczyk, sebuah siniar yang hampir seluruh isinya berupa percakapan santai dan blak-blakan khas sesama rekan turnamen.
Keempat petenis mengungkapkan bahwa siniar tersebut bermula dari grup percakapan pribadi mereka, banyak kejadian lucu terjadi selama turnamen, dan akhirnya mereka memutuskan untuk mulai membagikan cerita-cerita tersebut kepada publik.
Ini bukan kali pertama pasangan tersebut menjadi pusat perhatian akibat kesalahpahaman ringan atau lelucon yang bermula dari penggemar. Awal musim ini, ketika Pegula mundur dari turnamen ATX Open di Austin usai meraih kemenangan di Dubai, para penggemar berspekulasi secara daring bahwa juara Australian Open musim 2025 — yang sebelumnya tidak masuk dalam daftar peserta turnamen WTA level 250 tersebut karena aturan turnamen yang membatasi jumlah petenis peringkat 10 besar — pasti merasa sangat kesal karena gagal berpartisipasi akibat situasi tersebut.
Sementara itu, secara keseluruhan, head to head merea adalah 3-2 untuk keunggulan Pegula. Pertandingan paling ikonik mereka terjadi pada musim 2023 di perempatfinal US Open, saat Keys mengalahkan sahabatnya dengan dua set langsung. Ia bahkan mengakui bahwa rasanya aneh harus menghadapi teman dekat di sisi seberang net, mengingat itu baru merupakan pertemuan kedua di antara mereka.
Artikel Tag: Madison Keys, canadian open, Jessica Pegula