Kanal

Reaksi Dingin Petr Yan Usai Sean O’Malley Menang di Pertarungan UFC 324

Penulis: Hanif Rusli
25 Jan 2026, 14:38 WIB

Kegagalan Sean O’Malley mendapatkan penyelesaian yang meyakinkan atas Song Yadong, sesuatu yang tampaknya menjadi bahan sindiran dari Petr Yan. (Foto: Fight TV)

Kemenangan Sean O’Malley atas Song Yadong di UFC 324 ternyata belum cukup untuk langsung menarik perhatian juara kelas bantamweight saat ini, Petr Yan.

Dalam laga co-main event yang berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas, O’Malley menang melalui keputusan mutlak tipis dengan skor 29-28 dari ketiga juri.

Sean O’Malley tampil cukup solid dan menunjukkan kilasan performa terbaiknya, terutama di ronde ketiga.

Dengan memanfaatkan jangkauan, kecepatan, serta switching stance yang konstan, petarung berjuluk “Suga” itu mampu mengontrol jarak dan mendaratkan kombinasi bersih yang membuat wajah Song berdarah.

Meski begitu, ia gagal mendapatkan penyelesaian (finish) yang meyakinkan, sesuatu yang tampaknya menjadi bahan sindiran dari Petr Yan.

Melalui media sosial, Yan merespons kemenangan tersebut dengan nada sarkastik. “Baru bangun tidur,” tulis Yan sambil menyertakan emoji menguap. “Ada yang penting terjadi?”

Komentar singkat itu langsung memancing reaksi fans, mengingat O’Malley seusai laga secara terbuka menantang Yan untuk laga ulang.

Sean O’Malley sendiri menanggapi situasi itu dengan sikap relatif tenang.

Ia menyatakan siap menunggu Yan menyelesaikan urusannya terlebih dahulu dengan rival lama Merab Dvalishvili, sebelum akhirnya mereka bertemu kembali.

Petarung asal Amerika Serikat itu mengingatkan bahwa dirinya pernah mengalahkan Yan lewat split decision pada UFC 280 tahun 2022, sebuah pertarungan yang hingga kini masih dianggap kontroversial dan layak untuk diulang.

Dalam duel melawan Song, O’Malley bermain sebagai “sniper” dari jarak jauh, mengandalkan jab, tendangan depan, serta pergerakan kaki untuk meredam agresivitas lawan.

Song tetap berbahaya dengan tekanan tanpa henti, bahkan sempat mencetak takedown penting dan beberapa pukulan keras, namun O’Malley berhasil bertahan dan mencuri momen krusial di ronde terakhir.

Kemenangan ini menjadi titik balik penting bagi O’Malley setelah dua kekalahan beruntun dari Dvalishvili.

Walau belum terlihat dominan sepenuhnya, hasil tersebut cukup untuk kembali membuka pembicaraan soal perebutan sabuk juara.

Kini, bola ada di tangan UFC: apakah O’Malley akan langsung mendapatkan rematch melawan Petr Yan, atau harus menunggu satu pertarungan lagi untuk benar-benar membuktikan dirinya layak kembali ke puncak.

Artikel Tag: Petr Yan, Sean O'Malley, UFC

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru