Raymond/Joaquin Tak Menyangka Bisa Lolos Semifinal All England 2026
Raymond Indra-Nikolaus Jaoquin/[Foto:PBSI]
Birmingham - Pasangan muda Indonesia, Raymond Indra / Nikolaus Joaquin sukses membuat kejutan dengan menumbangkan unggulan ketiga asal China, Liang Weikeng / Wang Chang untuk melangkah ke babak semifinal ajang bergengsi All England 2026 BWF World Tour Super 1000.
Tak diunggulkan, Raymond / Joaquin sukses mendominasi pasangan peringkat 3 dunia, Liang Weikeng / Wang Chang lewat pertarungan mudah dua game langsung dengan skor 21-18 dan 21-12, dalam pertandingan yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham City Inggris pada Sabtu (7/3) dinihari WIB.
“Puji Tuhan pastinya senang bisa melaju ke semifinal All England, salah satu tujuan atlet bulutangkis untuk main di sini. Saya tidak sabar merasakan atmosfer semifinal dan pengen melakukan yang terbaik untuk Indonesia. Kami tadi lebih percaya sama diri sendiri dan menjalankan instruksi pelatih untuk lebih banyak mencari dan melakukan serangan,” ucap Raymond dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Hari ini kami bertanding dengan mindset sama-sama mempunyai kesempatan untuk menang. Jadi kami tanamkan mindset itu, dan juga kami targetnya memang ingin melawan senior yang berada di atas kami. Ketika ada kesempatan itu kami berusaha melakukan yang terbaik, Puji Tuhan bisa sampai ke semifinal,” tutur Joaquin.
Kemenangan atas Liang Weikeng / Wang Chang tentu membuktikan kemampuan Raymond / Joaquin yang tak hanya jago melawan senegaranya saja, namun mampu menumbangkan para unggulan dari China sekalipun.
“Tidak menyangka bisa lolos hingga semifinal tapi kami mau membuktikan untuk semua yang meragukan kami bahwa kami bisa dan mohon doa dan dukungan untuk besok,” lanjut Joaquin.
Selanjutnya di babak semifinal All England 2026, Raymond / Joaquin akan menghadapi juara dunia yang juga unggulan teratas asal Korea Selatan, Seo Seung Jae / Kim Won Ho yang di laga sebelumnya berhasil memulangkan ganda putra asal Prancis M, Christo Popov / Toma Junior Popov 16-21, 21-7 dan 21-14.
Namun sayang, pasangan Muhammad Rian Ardianto / Rahmat Hidayat gagal membendung ketangguhan wakil asal China, Chen Bo Yang / Liu Yi di babak perempat final All England 2026.
Rian / Rahmat yang sebelumnya menundukkan mantan pasangan nomor 1 dunia, Goh Sze Fei Nur Izzuddin Rumsani di babak 16 besar, kali ini tak mampu berbuat banyak kala menghadapi Chen Bo Yang / Liu Yi lewat pertandingan dua game langsung yang cukup mudah dengan skor 16-21 dan 10-21.
"Permainan mereka hari ini sangat baik terutama dari sisi pertahanannya sangat rapat dan tidak mudah ditembus. Ini membuat kami kehilangan cara untuk mematikan bola," tanggap Rian kepada tim Humas dan Media PP PBSI, setelah pertandingan berdurasi 40 menit tersebut.
"Saya rasa, mereka juga bertambah percaya dirinya ketika beberapa kali bola tanggung gagal kami manfaatkan dan berhasil mereka kembalikan," tambahnya.
Selain itu, kesabaran menjadi titik lemah Rian dan Rahmat yang selalu terpancing pola permainan pasangan China.
"Hari ini kami bermain tidak sabar, tidak kontrol karena lawan tidak mudah mati. Mereka bermain panjang dan beberapa kali bolanya bisa diambil tapi lewat dari saya yang membuat saya kurang percaya diri di permainan depan," kata Rahmat.
Artikel Tag: Seo Seung Jae, Wang Chang, liang weikeng, Nikolaus Joaquin, Raymond Indra, All England 2026