Peringatan Mir: Penandatanganan Terburu-buru Bisa Merugikan
Peringatan Mir: Penandatanganan Terburu-buru Bisa Merugikan - sumber: (motorsport)
Berita MotoGp datang dari tim resmi Honda yang pada Senin (2/2/2026) memperkenalkan livery baru mereka untuk musim 2026. Honda menjadi tim terakhir yang melakukannya, tepat sebelum pra-musim MotoGP dimulai di Sepang. Sementara itu, pabrikan asal Tokyo tersebut sedang bergegas untuk menyiapkan susunan pembalap yang solid setelah berhasil menggaet Fabio Quartararo untuk musim depan. Hal ini menimbulkan persaingan ketat di antara pembalap HRC saat ini, Joan Mir dan Luca Marini, yang sama-sama berusaha mengamankan posisi mereka di tim.
Dalam sebuah konferensi pers daring di Sepang, Mir mengungkapkan bahwa persaingan dengan rekan setim adalah hal yang biasa setiap tahun. "Setiap orang harus memiliki tujuan yang jelas. Saya ingin fokus pada podium dan kemenangan balapan. Jika persaingan terjadi dengan rekan setim saya, itu lebih baik untuk HRC," ujar Mir. Meski belum ada kepastian mengenai rekan setimnya berikutnya, Mir tetap berfokus pada tugasnya di tengah musim yang panjang dan penuh tantangan.
Sejak bergabung dengan Honda pada 2023, Mir mengalami masa sulit bersama tim, terutama karena krisis yang melanda pabrikan tersebut hingga 2024. Namun, pada 2025, situasi mulai membaik dengan sebutan RC213V sebagai ‘motor harapan.’ "Tahun ini adalah yang paling menjanjikan dan memotivasi," ungkap Mir, seraya mengakui berbagai perbaikan yang telah dilakukan pada motor.
Mir menekankan pentingnya menyelesaikan penyempurnaan motor di pramusim agar siap menghadapi tantangan musim ini. "Keseimbangan antara usaha keras dan menghindari kecelakaan adalah kunci. Saya yakin jika saya melakukan pekerjaan dengan baik, tawaran akan datang," tambahnya.
Masa Depan yang Tidak Pasti
Kesepakatan antara Quartararo dan Honda mengejutkan banyak pihak, termasuk para pembalap. Mir mengungkapkan bahwa penutupan kontrak terlalu cepat dapat menimbulkan penyesalan di kemudian hari, seraya merujuk pada kasus Jorge Martín dan Aprilia. "Idealnya, pembicaraan kontrak dimulai di Jerez. Namun, kami harus siap dan mengelola strategi dengan baik," kata Mir, menyoroti tantangan dalam menyesuaikan diri dengan dinamika pasar pembalap.
Foto: Honda RC213V untuk MotoGP 2026, motor Mir dan Marini
Dengan segala upaya dan strategi yang dilakukan, Honda berharap dapat memberikan hasil terbaik di musim mendatang dan menghadirkan persaingan sengit di ajang MotoGP 2026.