Pengamat Bela Marc Marquez CS yang Protes Format MotoGP 2027 Terlalu Bahaya
Pedro Acosta, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia
Berita MotoGP - Pengamat MotoGP, Carlo Pernat melontarkan kritik keras terhadap format akhir pekan MotoGP 2027 yang dinilainya meningkatkan risiko keselamatan pembalap. Pernat juga menyampaikan rasa hormat kepada Marc Marquez, Pedro Acosta, dan Francesco Bagnaia yang berani menyuarakan keberatan.
Carlo Pernat mengkritik keras perubahan format akhir pekan MotoGP yang akan diterapkan mulai musim MotoGP 2027. Agen pembalap asal Italia tersebut khawatir jadwal baru itu meningkatkan risiko kecelakaan dan membuat para pembalap semakin sering berada dalam situasi berbahaya.
Format baru tersebut akan memisahkan sesi kualifikasi Sprint dan Grand Prix. Pada hari Jumat, para pembalap akan menjalani latihan bebas sebelum menutup hari dengan kualifikasi Sprint. Sementara itu, Sabtu akan diisi sesi kualifikasi Grand Prix yang melibatkan seluruh 22 pembalap di Q1, dilanjutkan Sprint pada sore hari. Balapan utama tetap berlangsung pada Minggu.
Perubahan ini memicu kekhawatiran karena seluruh pembalap harus memperebutkan posisi dalam sesi kualifikasi dengan waktu yang relatif singkat. Andrea Dovizioso sebelumnya juga memperingatkan bahwa format tersebut dapat berdampak buruk terhadap kondisi fisik dan keselamatan pembalap.
Pernat menyampaikan kritiknya dalam wawancara dengan Formula Passion. Ia menilai pihak penyelenggara telah mengambil keputusan yang keliru dan menggambarkan format baru itu akan menjadi “parade ambulans” karena bakal terjadi banyak kecelakaan.
“Bayangkan semua pembalap berada di lintasan pada hari Sabtu dalam rentang waktu hanya 15 menit. Apa artinya itu? Di sirkuit yang membutuhkan sekitar dua menit untuk satu putaran, jika ada bendera kuning atau insiden lain, seorang pembalap mungkin hanya bisa menyelesaikan satu putaran,” ujar Carlo Pernat.
Ia mengaku sulit menerima perubahan tersebut, bahkan jika jumlah Sprint dikurangi menjadi sekitar 10 kali dalam semusim seperti Formula 1. Menurutnya, format baru itu tetap berpotensi membahayakan pembalap.
Di tengah kritiknya, Pernat memberikan apresiasi kepada sejumlah pembalap yang berani menyuarakan ketidakpuasan. Ia secara khusus menyebut Marc Marquez, Pedro Acosta, dan Francesco Bagnaia sebagai sosok yang patut dihormati karena berani menentang perubahan tersebut.
“Saya sangat menghormati Marc Marquez, Acosta, dan Bagnaia. Mereka termasuk yang benar-benar menunjukkan ketidaksenangan. Mereka benar untuk bersikap seperti itu,” katanya.
Marquez sebelumnya mengungkapkan bahwa para pembalap tidak memiliki kesempatan untuk menentukan format baru tersebut. Menurutnya, mereka hanya bisa menerima keputusan yang telah dibuat atau memilih tidak menerimanya.
Perdebatan mengenai format MotoGP 2027 pun menunjukkan bahwa perubahan jadwal bukan sekadar persoalan hiburan dan kompetisi. Keselamatan serta beban yang harus ditanggung pembalap menjadi perhatian utama menjelang era regulasi baru MotoGP.
Artikel Tag: Marc Marquez, Carlo Pernat, MotoGP 2027