Pelatih Raimo Reinsalu Dilarang Hadir di Olimpiade karena Dugaan Kekerasan
Raimo Reinsalu sebelumnya dijadwalkan mendampingi atlet Lithuania Meda Variakojytė pada nomor tunggal putri yang akan dimulai pekan depan. (Foto: AP)
Seorang pelatih seluncur indah asal Estonia, Raimo Reinsalu, dipastikan tidak dapat menghadiri Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026 setelah bandingnya ditolak oleh Court of Arbitration for Sport (CAS).
Keputusan ini diambil di tengah penyelidikan atas dugaan kekerasan fisik dan psikologis yang dilaporkan oleh mantan atletnya.
Larangan sementara terhadap Reinsalu sebelumnya dijatuhkan oleh International Skating Union (ISU).
CAS menyatakan bahwa skorsing tersebut tetap berlaku hingga penyelidikan selesai dan keputusan final ditetapkan.
Pengadilan olahraga tertinggi itu menegaskan bahwa larangan sementara tidak berarti pelatih tersebut dinyatakan bersalah, melainkan langkah pencegahan untuk menjaga integritas olahraga.
Kasus ini bermula dari tuduhan yang disampaikan mantan atletnya, Sofja Stepcenko, pada tahun lalu.
Ia mengaku dipaksa bertanding saat mengalami cedera serta mendapat tekanan untuk menurunkan berat badan secara ekstrem.
Menurut pengakuannya, situasi tersebut memicu gangguan makan, depresi, hingga tindakan menyakiti diri sendiri. Tuduhan itu juga melibatkan pelatih lain, Olga Kovalkova.
Raimo Reinsalu sebelumnya dijadwalkan mendampingi atlet Lithuania Meda Variakojytė pada nomor tunggal putri yang akan dimulai pekan depan.
Dalam bandingnya, ia menyatakan larangan tersebut merusak reputasi profesionalnya dan berdampak pada atlet yang dilatihnya.
Namun, CAS menilai beratnya tuduhan membuat larangan sementara perlu dipertahankan.
Panel pengadilan menyebut keputusan tersebut sejalan dengan tujuan perlindungan atlet dan komunitas olahraga seluncur indah secara keseluruhan.
ISU menyambut baik keputusan tersebut dan menegaskan komitmennya terhadap keselamatan atlet.
Organisasi itu juga menyatakan telah memperkuat mekanisme pelaporan dan perlindungan atlet melalui program reformasi mereka, termasuk peningkatan sistem penanganan kasus serta penunjukan pejabat khusus untuk kesejahteraan atlet.
Sementara proses penyelidikan masih berlangsung, fokus tim dan atlet yang terlibat kini diarahkan pada persiapan kompetisi Olimpiade.
Keputusan akhir mengenai masa depan Raimo Reinsalu sebagai pelatih akan ditentukan setelah investigasi selesai dilakukan.
Komite Olimpiade Estonia menyatakan akan memantau perkembangan kasus ini secara ketat sambil memastikan dukungan psikologis tersedia bagi atlet muda yang pernah berlatih dalam lingkungan program tersebut selama beberapa musim terakhir serta bekerja sama dengan federasi seluncur indah nasional setempat lanjutan.
Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026