Swedia Cukur AS di Laga Pembuka Penyisihan Curling Putri Olimpiade 2026
Tim curling putri Swedia, yang dipimpin oleh skip Anna Hasselborg, tampil impresif dengan mengamankan dua kemenangan di hari pertama. (Foto: AP)
Cabang curling putri di Olimpiade Musim DinginMilano Cortina 2026 resmi dimulai dengan hasil mengejutkan ketika Amerika Serikat takluk 4-9 dari Swedia pada laga pembuka babak round robin, Kamis (12/2).
Tim Swedia, yang dipimpin oleh skip Anna Hasselborg, tampil impresif dengan mengamankan dua kemenangan di hari pertama.
Setelah menundukkan Jepang 8-4 pada sesi pagi, mereka kembali ke es dan mengatasi perlawanan Amerika Serikat dalam pertandingan sengit di Cortina Curling Olympic Stadium.
Laga sempat berlangsung ketat. Setelah end pertama kosong dan saling mencetak satu poin di dua end berikutnya, skip AS Tabitha Peterson membawa timnya unggul 2-1 lewat steal penting.
Namun keunggulan itu menjadi satu-satunya momen dominasi AS. Swedia membalas dengan konsisten, termasuk tiga steal krusial, sebelum memastikan kemenangan lewat tiga poin di end ke-10.
“Kami sangat menikmati pertandingan ini. Kami fokus bermain sabar dan terus membaca kondisi es,” ujar Hasselborg, yang memburu medali Olimpiade ketiganya setelah emas di Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018.
Kemenangan tersebut menempatkan Swedia di puncak klasemen sementara (2-0).
Sementara itu, Republik Rakyat China membuka kampanye dengan kemenangan 7-4 atas juara bertahan Britania Raya.
Dipimpin skip Wang Rui, tim China membalikkan keadaan lewat raihan dua poin dan steal dua angka pada end kedelapan yang menjadi titik balik pertandingan.
“Kami bermain sabar dan tetap pada strategi. Setelah steal di end kedelapan, kami semakin percaya diri,” kata third China, Han Yu.
Di pertandingan lain, Kanada tampil dominan mengalahkan Denmark 10-4, sementara Swiss menundukkan tuan rumah Italia 7-4.
Denmark kemudian bangkit dengan kemenangan dramatis 10-7 atas Jepang melalui extra end.
Kompetisi round robin curling putri akan berlanjut Jumat (13/2) dengan sesi pertandingan berikutnya, di mana persaingan menuju babak gugur semakin memanas.
Pertandingan berikutnya diperkirakan menentukan posisi awal klasemen, terutama bagi Amerika Serikat dan Britania Raya yang berusaha bangkit menjaga peluang lolos ke semifinal turnamen dengan dukungan strategi baru dari pelatih masing-masing.
Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026