Kanal

Pedro Acosta Kritik Keputusan GP Catalunya: “Tragis Kita Bersikap Seolah Tak Terjadi Apa-apa”

Penulis: Gasti Lailasari
17 Mei 2026, 23:57 WIB

Pedro Acosta Kritik Keputusan GP Catalunya: “Tragis Kita Bersikap Seolah Tak Terjadi Apa-apa” - sumber: (motorsport)

Berita MotoGP dari Grand Prix Catalunya kali ini menjadi sorotan setelah keputusan kontroversial yang diambil oleh pengarah balapan untuk memulai kembali balapan sebanyak tiga kali. Keputusan ini datang setelah insiden serius yang melibatkan pembalap KTM, Pedro Acosta, serta Alex Marquez dan Johann Zarco yang harus dilarikan ke rumah sakit akibat kecelakaan parah.

Acosta tengah memimpin balapan ketika tiba-tiba kehilangan tenaga di antara Tikungan 9 dan 10. Alex Marquez, yang berada tepat di belakangnya, tidak dapat menghindari tabrakan dengan kecepatan tinggi yang membuatnya terlempar ke rerumputan dan jatuh keras ke tanah. Sementara Acosta lolos tanpa cedera, Marquez harus dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut meskipun dilaporkan dalam kondisi sadar.

Insiden kedua terjadi segera setelah balapan dimulai kembali, kali ini melibatkan Zarco yang terlibat dalam kecelakaan tiga arah menakutkan dengan motor Ducati milik Francesco Bagnaia di Tikungan 1. Zarco juga masih berada di rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan pada kaki kirinya.

Acosta, yang mendominasi sebagian besar jalannya balapan di tengah kekacauan, mempertanyakan keputusan untuk memulai kembali balapan untuk ketiga kalinya di tengah dua insiden beruntun tersebut. "Tidak banyak yang bisa saya katakan tentang balapan hari ini. Yang terpenting adalah kita tahu Alex Marquez dan Johann Zarco baik-baik saja, begitu juga semua yang terlibat dalam kecelakaan," ucapnya kepada penyiar Spanyol, DAZN. Menurut Acosta, keselamatan pembalap seharusnya lebih diutamakan daripada kelangsungan pertunjukan balapan.

Dalam persaingan ketat dengan Marquez untuk memimpin balapan, Acosta harus menghadapi masalah pada motornya di lap ke-12 dari 24. Sementara itu, Fabio di Giannantonio, yang akhirnya memenangkan balapan, mengalami insiden di Tikungan 10 setelah terkena puing-puing yang terbang di lintasan. Di Giannantonio, meski sempat kehilangan posisi memimpin, berhasil finis di depan Joan Mir dan Fermin Aldeguer sebelum akhirnya disalip di tikungan terakhir oleh Ai Ogura, yang kemudian mendapat penalti waktu tiga detik.

Acosta menerima permintaan maaf dari Ogura, menunjukkan sikap sportivitas yang tinggi. "Itu hanya bagian dari balapan. Kita semua pernah mengalaminya – terlalu bersemangat satu lap. Ogura datang dan meminta maaf, menunggu lama untuk bertemu saya di pit. Saya sangat menghargai sikap rendah hati yang ditunjukkannya," ujar Acosta.

Artikel Tag: Alex Marquez, Pedro Acosta

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru