Kanal

Balapan Ulang Tiga Kali Dianggap Berbahaya di MotoGP

Penulis: Gasti Lailasari
17 Mei 2026, 22:45 WIB

Balapan Ulang Tiga Kali Dianggap Berbahaya di MotoGP - sumber: (motorsport)

Berita MotoGP diawali dengan pandangan awal para pembalap terkait Grand Prix Catalunya yang penuh kekacauan, di mana balapan sempat dihentikan oleh bendera merah akibat kecelakaan hebat yang melibatkan Alex Marquez dan Johann Zarco. Insiden pertama terjadi pada lap ke-12 dari total 24 lap ketika Marquez tidak bisa menghindari Pedro Acosta, pemimpin balapan, yang tiba-tiba melambat karena diduga mengalami masalah listrik menuju Tikungan 10. Marquez mengalami kecelakaan parah setelah keluar jalur, dan harus dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Beberapa saat setelah balapan dimulai kembali, Zarco terlibat dalam insiden tiga arah di Tikungan 1 dengan Francesco Bagnaia dari Ducati dan Luca Marini dari Honda. Keduanya, Marquez dan Zarco, masih sadar setelah kecelakaan mereka, namun tetap harus dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Keputusan untuk memulai ulang balapan hingga tiga kali menuai kritik dari beberapa pihak, terutama karena kurangnya informasi mengenai kondisi Marquez dan Zarco. Pembalap Aprilia, Jorge Martin, yang juga mengalami gegar otak setelah kecelakaan di latihan hari Jumat, mempertanyakan apakah perlu ada batasan jumlah kali balapan diulang setelah insiden berulang. Masalah ini semakin penting di Barcelona, mengingat kekhawatiran soal keamanan di Tikungan 1.

"Itu adalah hari yang sangat berbahaya di luar sana," ungkap Martin. "Saya merasakan sakit akibat kecelakaan tersebut, tetapi yang lebih menakutkan adalah situasi dengan Alex. Saya senang dia baik-baik saja, begitu pula dengan Zarco."

Pembalap dari HRC, Marini, menggambarkan hari Minggu di Barcelona sebagai "hari yang mengerikan bagi kami," mengatakan bahwa kecelakaan Zarco mengingatkannya pada insiden saat tes Suzuka 8 Jam yang membuatnya mengalami banyak cedera. Berbicara mengenai insiden di Tikungan 1 dengan Zarco, Marini menyatakan keprihatinannya dan berharap agar rekannya cepat pulih.

Alex Rins dari Yamaha menceritakan betapa sulitnya menunggu di garasi agar balapan dilanjutkan setelah melihat Marquez terbaring di lintasan setelah kecelakaan hebat tersebut. "Ketika hal seperti ini terjadi, bagi saya balapan menjadi hal yang kedua," kata Rins. "Ketika saya melihat Alex di lantai, hati saya hancur."

Dengan situasi yang penuh tantangan ini, para pembalap dan tim harus terus merenungkan cara untuk meningkatkan keselamatan tanpa mengurangi semangat kompetisi MotoGP yang mereka cintai.

Artikel Tag: Johann Zarco, Alex Marquez

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru