Oleksandr Usyk Targetkan Duel Tyson Fury dan David Benavidez pada 2027
Oleksandr Usyk sempat menjajaki kemungkinan bertarung melawan mantan juara dunia kelas berat Deontay Wilder. (Foto: Fight TV)
Oleksandr Usyk membidik dua pertarungan besar pada 2027, yakni duel ketiga melawan Tyson Fury dan kemungkinan menghadapi David Benavidez.
Rencana tersebut muncul ketika juara kelas berat versi The Ring itu mulai memasuki tahap akhir karier tinjunya.
Mike Coppinger dari The Ring melaporkan kabar tersebut dalam program Inside The Ring yang tayang pada Kamis.
Sebelumnya, Oleksandr Usyk juga sempat menjajaki kemungkinan bertarung melawan mantan juara dunia kelas berat Deontay Wilder.
Namun, peluang terwujudnya satu atau kedua pertarungan tersebut bergantung pada hasil laga masing-masing calon lawan dalam waktu dekat.
Fury, yang memiliki rekor 36 kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang dengan 25 kemenangan knockout (KO), dijadwalkan menghadapi Anthony Joshua pada 11 Desember.
Pertarungan untuk memperebutkan gelar kelas berat WBA berstatus super itu akan berlangsung di Principality Stadium, Cardiff, Wales.
Duel tersebut menjadi laga utama dalam rangkaian pertandingan The Ring yang akan disiarkan secara global melalui Netflix.
Oleksandr Usyk, dengan rekor sempurna 25 kemenangan dan 16 KO, telah dua kali mengalahkan Fury.
Petinju kidal asal Ukraina itu menjatuhkan Fury sebelum menang angka melalui keputusan terbelah (split decision) pada Mei 2024.
Kemenangan tersebut mengantarkannya menjadi juara dunia kelas berat tak terbantahkan.
Tujuh bulan kemudian, Usyk kembali mengalahkan petinju Inggris itu melalui keputusan angka mutlak (unanimous decision) dalam pertandingan ulang. Usyk kini berusia 39 tahun, sedangkan Fury berusia 38 tahun.
Selain Fury, Usyk juga berpeluang menghadapi Benavidez, petinju asal Phoenix, Amerika Serikat, yang memiliki rekor 32 kemenangan tanpa kekalahan dengan 26 KO.
Benavidez, 29 tahun, dijadwalkan menghadapi Michal Cieslak dalam pertarungan unifikasi gelar kelas penjelajah pada Desember. Benavidez memegang sabuk WBA dan WBO, sementara Cieslak merupakan juara WBC.
Benavidez menempati peringkat pertama kelas penjelajah versi The Ring dan peringkat kelima dalam daftar petinju terbaik lintas kelas (pound-for-pound).
Jika mampu mengalahkan Cieslak, ia berpeluang menghadapi juara kelas penjelajah versi The Ring, Jai Opetaia, pada akhir pekan Cinco de Mayo tahun depan.
Opetaia memiliki rekor 31 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 24 KO.
Sementara itu, Usyk terakhir bertarung pada 23 Mei dan menghentikan mantan juara dunia kelas berat Glory Kickboxing, Rico Verhoeven, pada ronde ke-11.
Sebulan kemudian, ia mengosongkan gelar IBF, WBA, dan WBC.
Artikel Tag: Tyson Fury, David Benavidez, oleksandr usyk