☰
Kanal
✕

Visa Tiga Atlet Senam Rusia Ditolak Picu Kebingungan Jelang Kejuaraan Dunia

Penulis: Hanif Rusli
17 Okt 2026, 21:08 WIB

Juara Olimpiade Angelina Melnikova (foto) dan Viktoria Listunova, serta rekan setim mereka, Anna Kalmykova, tidak diizinkan melakukan perjalanan ke Rotterdam untuk Kejuaraan Dunia Senam Artistik. (Foto: AP)

Federasi Senam Internasional (World Gymnastics) menyayangkan kebingungan yang muncul menjelang Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Rotterdam, Belanda, setelah tiga atlet Rusia ditolak visanya untuk mengikuti ajang yang dimulai Sabtu (17/10).

Juara Olimpiade Angelina Melnikova dan Viktoria Listunova, serta rekan setim mereka, Anna Kalmykova, tidak diizinkan melakukan perjalanan ke Rotterdam untuk mengikuti kejuaraan yang berlangsung selama sepekan tersebut, menurut tim senam Rusia.

Ajang ini juga menjadi salah satu kualifikasi beregu menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Sejumlah anggota tim Rusia lainnya telah memperoleh visa.

“Penerbitan visa bagi seluruh peserta merupakan proses yang sepenuhnya ditentukan oleh otoritas Belanda,” kata World Gymnastics dalam pernyataan pada Rabu. Federasi tersebut menyatakan tidak dapat menjelaskan alasan sejumlah permohonan visa ditolak.

World Gymnastics mengatakan masih berdialog dengan otoritas Belanda, panitia penyelenggara lokal, dan Federasi Senam Rusia.

Mereka juga menyampaikan penyesalan atas dampak penolakan visa terhadap persiapan kontingen Rusia serta kebingungan di kalangan komunitas senam artistik internasional.

Kasus tersebut menunjukkan bahwa pelonggaran berbagai pembatasan terhadap atlet dan tim Rusia di dunia olahraga tidak selalu menjamin mereka dapat memasuki negara tuan rumah untuk mengikuti kompetisi.

Tahun lalu, Kejuaraan Dunia Senam juga berlangsung tanpa keikutsertaan tim Israel setelah pemerintah Indonesia menolak menerbitkan visa bagi para atletnya.

Melnikova sebelumnya berhasil meraih gelar serba bisa Kejuaraan Eropa pada Agustus di Kroasia setelah memperoleh visa menyusul penolakan awal, menurut tim Rusia.

Pada kesempatan tersebut, Listunova juga mengalami penolakan visa.

Menteri Olahraga Rusia Mikhail Degtyaryov menulis di media sosial pada Selasa bahwa negaranya berencana meminta agar status Kejuaraan Dunia di Rotterdam sebagai ajang kualifikasi Olimpiade dicabut menyusul persoalan tersebut.

World Gymnastics tidak menyinggung tuntutan itu dalam pernyataannya dan tidak menjawab pertanyaan Associated Press mengenai hal tersebut.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) juga tidak membahas tuntutan Rusia itu dalam pernyataan pada Rabu, dengan alasan tidak dapat mengomentari kasus visa individual.

IOC menyatakan telah mendukung upaya World Gymnastics untuk memastikan seluruh atlet dapat berpartisipasi.

Namun, organisasi tersebut menambahkan bahwa sebagian besar atlet telah memperoleh visa dan para pesenam masih memiliki kesempatan lain untuk lolos ke Olimpiade dalam dua tahun mendatang.

Pada Mei, World Gymnastics mencabut pembatasan yang sebelumnya diberlakukan terhadap pesenam Rusia untuk berkompetisi secara internasional.

Sebelumnya, para atlet Rusia dilarang bertanding atau harus melalui proses pemeriksaan untuk memperoleh status netral setelah invasi militer skala penuh Rusia ke Ukraina.

Artikel Tag: olimpiade

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru