Kanal

Tadej Pogacar Rebut Lagi Pucuk Klasemen Tour de France Usai Etape 6

Penulis: Hanif Rusli
10 Jul 2026, 21:14 WIB

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan etape ke-23 Tadej Pogacar sepanjang kariernya di Tour de France. (Foto: AP)

Tadej Pogacar kembali menunjukkan dominasinya di Tour de France 2026 setelah memenangi Etape 6 yang berakhir di Gavarnie-Gedre, Prancis, Kamis (9/7).

Pembalap UAE Emirates-XRG itu tampil impresif dengan serangan solo di tanjakan legendaris Col du Tourmalet untuk merebut kembali jersey kuning sebagai pemimpin klasemen umum.

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan etape ke-23 Tadej Pogacar sepanjang kariernya di Tour de France.

Pembalap asal Slovenia itu juga mengirimkan peringatan keras kepada para pesaingnya setelah tampil superior pada etape pegunungan pertama di kawasan Pyrenees, hanya enam hari sejak balapan dimulai.

Juara dunia dua kali itu menyelesaikan etape dengan keunggulan 2 menit 38 detik atas rival utamanya, Jonas Vingegaard.

Rekan setimnya, Isaac del Toro, finis di posisi ketiga dengan selisih 2 menit 57 detik, disusul Remco Evenepoel dan Paul Seixas.

Hasil tersebut membuat Tadej Pogacar kembali memimpin klasemen umum. Vingegaard kini tertinggal 2 menit 42 detik di posisi kedua, sementara Del Toro menempati peringkat ketiga.

Dengan performa dominan tersebut, Pogacar semakin dekat menjaga peluang meraih gelar Tour de France kelima sepanjang kariernya.

Jika berhasil, ia akan menyamai rekor lima gelar yang saat ini hanya dimiliki oleh Eddy Merckx dari Belgia, Miguel Indurain dari Spanyol, serta dua legenda Prancis, Jacques Anquetil dan Bernard Hinault.

Etape keenam berlangsung dalam suhu yang sangat panas. Sejumlah upaya breakaway sempat terjadi pada awal balapan, tetapi tidak ada yang mampu bertahan.

Tim UAE Emirates-XRG dan Visma-Lease a Bike sejak awal memilih mengendalikan tempo menjelang dua tanjakan ikonik hari itu, Col d'Aspin dan Col du Tourmalet.

Ben O'Connor sempat berhasil memisahkan diri dari rombongan utama.

Namun, karena tidak menjadi ancaman dalam klasemen umum, ia dibiarkan memimpin hingga akhirnya tertangkap sekitar lima kilometer sebelum puncak Col d'Aspin.

Para pembalap kemudian memasuki pendakian Col du Tourmalet sepanjang 17,1 kilometer, tanjakan kategori Hors Catégorie (HC) atau tingkat kesulitan tertinggi di Tour de France 2026.

Pemimpin klasemen sementara sebelum etape ini, Torstein Træen, mulai tertinggal sebelum Isaac del Toro meningkatkan kecepatan dengan Pogacar terus membuntuti rodanya sekitar 4,5 kilometer menjelang puncak. Setelah itu, Pogacar melancarkan serangan penentu dan melesat sendirian.

Vingegaard berusaha membatasi kerugian dengan terus mengejar. Meski sempat memangkas selisih saat turunan, Pogacar tetap tampil lebih cepat berkat posisi aerodinamis yang efektif.

Memasuki tanjakan terakhir menuju garis finis di Gavarnie-Gedre, keunggulan Tadej Pogacar telah melebihi satu menit dan terus bertambah hingga akhirnya memastikan kemenangan tanpa mampu dikejar para pesaingnya.

Artikel Tag: Tour de France, Jonas Vingegaard, Tadej Pogacar

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru