Kanal

Ryan Fox Rengkuh Gelar Major Perdana di The Open Championship

Penulis: Hanif Rusli
21 Jul 2026, 12:33 WIB

Ryan Fox berpose dengan trofi The Open Championship. (Foto: Golf Digest)

Ryan Fox memastikan gelar juara The Open Championship 2026 dengan cara dramatis setelah membukukan birdie di hole ke-18 pada putaran final di Royal Birkdale, Southport, Inggris, Minggu (19/7) waktu setempat.

Pegolf asal Selandia Baru itu menutup turnamen dengan skor total 10-under 270, unggul satu pukulan atas Cameron Young yang sebelumnya telah menyelesaikan pertandingan.

Ryan Fox memasuki hole terakhir dengan keharusan mencetak birdie untuk menghindari playoff.

Dari jarak sekitar 175 yard, ia melepaskan pukulan approach yang mendarat hanya sekitar 3,5 meter dari lubang.

Setelah rekan satu grupnya, Sam Burns, menuntaskan par, Fox memasukkan putt birdie tersebut dan langsung mengangkat kedua tangannya merayakan gelar major pertama dalam kariernya.

Kemenangan itu melengkapi pekan luar biasa bagi pegolf berusia 39 tahun tersebut. Pada putaran kedua, Fox sempat menyamai rekor skor terendah dalam sejarah turnamen major dengan membukukan 62 pukulan.

Di putaran final, ia mencatat skor 68 atau dua di bawah par, termasuk tiga birdie dalam rentang empat hole di sembilan hole terakhir yang membawanya ke puncak klasemen.

Fox juga nyaris memperlebar keunggulan lebih cepat setelah gagal tipis memasukkan putt birdie dari sekitar tiga meter di hole 17. Namun, ia mampu menebusnya di hole penutup untuk memastikan trofi Claret Jug menjadi miliknya.

Sebelum turnamen dimulai, Ryan Fox bukan termasuk favorit juara. Menurut DK Sports, peluang kemenangannya hanya berada di angka 170-1.

Ia kini menjadi pegolf putra ketiga asal Selandia Baru yang berhasil menjuarai turnamen major setelah Bob Charles yang menjuarai The Open 1963 dan Michael Campbell yang memenangi U.S. Open 2005.

Cameron Young harus puas finis sebagai runner-up dengan skor 9-under 271.

Pegolf Amerika Serikat itu sempat memberikan tekanan besar setelah membukukan skor 64 pada putaran terakhir dan kemudian menunggu lebih dari dua jam di clubhouse sambil berharap tidak ada pesaing yang melampaui total skornya.

Young bahkan sempat menyamai pemimpin klasemen dengan birdie ketujuhnya di hole 17. Namun, peluang meraih gelar major pertama sirna di hole terakhir.

Tee shot sejauh 319 yard berakhir di bunker fairway, pukulan berikutnya membentur bibir bunker, sementara pukulan ketiganya kembali masuk ke bunker dekat green. Ia akhirnya menutup hole dengan bogey.

Sam Burns, yang memulai putaran final dengan keunggulan dua pukulan, gagal mempertahankan posisinya.

Setelah sempat mencapai 11-under lewat birdie di hole kedua, ia justru membukukan tiga bogey beruntun di hole keempat hingga keenam dan mengakhiri turnamen di posisi ketiga dengan skor 8-under.

Pegolf Korea Selatan Si Woo Kim juga sempat memimpin ketika memasuki sembilan hole kedua. Namun, tiga bogey di hole 11, 12, dan 16 membuat peluangnya menghilang. Kim finis di posisi keenam bersama dengan skor 6-under.

Sementara itu, pegolf nomor satu dunia Scottie Scheffler sempat bangkit lewat sejumlah birdie pada putaran final hingga kembali ke 8-under.

Namun bogey di hole terakhir membuatnya menutup turnamen dengan skor 7-under dan berbagi posisi keempat bersama Tommy Fleetwood.

Bryson DeChambeau, yang sebelumnya menjadi sorotan akibat penalti dua pukulan pada putaran kedua, juga gagal bersaing setelah membukukan bogey di hole kesembilan dan triple bogey di hole ke-11.

Artikel Tag: PGA tour, the open championship, ryan fox

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru