Kanal

Richard Childress Kenang Kyle Busch pada Akhir Pekan NASCAR Michigan

Penulis: Hanif Rusli
07 Jun 2026, 20:51 WIB

Richard Childress (kanan) untuk pertama kalinya berbicara secara terbuka mengenai kehilangan juara Cup Series dua kali tersebut. (Foto: AP)

Richard Childress mengungkapkan bahwa dirinya sempat berharap dapat mengumumkan perpanjangan kontrak Kyle Busch pada akhir pekan balapan NASCAR Cup Series di Michigan International Speedway.

Namun rencana tersebut berubah drastis setelah Busch meninggal dunia secara mendadak pada 21 Mei lalu.

Dalam konferensi pers yang digelar di Michigan, Sabtu (6/6) waktu setempat, pemilik Richard Childress Racing (RCR) itu untuk pertama kalinya berbicara secara terbuka mengenai kehilangan juara Cup Series dua kali tersebut.

Busch meninggal setelah mengalami pneumonia berat yang berkembang menjadi sepsis.

Bagi Richard Childress, kehilangan Busch menghadirkan kembali kenangan pahit yang pernah dialaminya saat legenda NASCAR Dale Earnhardt tewas dalam kecelakaan pada Daytona 500 tahun 2001.

Menurut pria berusia 80 tahun itu, kehilangan dua pembalap besar dalam perjalanan timnya menjadi pengalaman yang sangat berat.

Childress mengaku sempat berbicara dengan Busch pada malam sebelum sang pembalap dilarikan ke rumah sakit.

Saat itu Busch dilaporkan mengalami kondisi tidak responsif ketika menjalani sesi pengujian di simulator balap Chevrolet di Concord, North Carolina.

Busch, yang sedang memasuki tahun terakhir kontraknya bersama RCR, meninggal keesokan harinya.

Sertifikat kematiannya menyebut penyebab utama adalah syok hemoragik dan disseminated intravascular coagulation.

Kepergiannya terjadi ketika pembalap berusia 41 tahun tersebut tengah menjalani periode tanpa kemenangan yang telah berlangsung selama 105 balapan Cup Series.

Meski demikian, Richard Childress menegaskan bahwa performa Busch menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.

Setelah pergantian crew chief, Busch mampu mencatat hasil terbaik musim ini dengan finis di posisi kedelapan di Watkins Glen.

Hasil tersebut membuat kedua pihak optimistis mengenai peluang kerja sama jangka panjang.

Menurut Childress, Busch bahkan yakin mampu menembus babak playoff jika terus mendapatkan mobil yang kompetitif seperti dalam beberapa pekan terakhir.

Karena itu, pembicaraan mengenai kontrak baru disebut berjalan ke arah yang positif sebelum tragedi tersebut terjadi.

Sejak kepergian Busch, RCR telah mengalihkan penggunaan mobil No. 8 kepada Austin Hill dalam dua balapan terakhir.

Richard Childress memastikan Hill akan tetap mengemudikan mobil tersebut hingga akhir musim karena tim tidak ingin melakukan pergantian pembalap secara berulang.

Di sisi lain, RCR tetap menjaga nomor 8 sebagai bagian dari masa depan keluarga Busch.

Nomor tersebut disebut berpotensi digunakan oleh putra Kyle, Brexton Busch, yang kini berusia 11 tahun dan mulai meniti karier balapnya sendiri.

Childress juga mengenang momen-momen pribadi bersama Kyle dan Brexton, termasuk perjalanan berburu dan kegiatan balap di lintasan tanah.

Menurutnya, melihat antusiasme Busch saat menyaksikan putranya berlaga menjadi salah satu kenangan yang paling membekas.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Childress menilai Busch layak langsung masuk NASCAR Hall of Fame.

Ia meyakini nama Busch akan selalu dikenang sebagai salah satu pembalap terbaik dalam sejarah olahraga tersebut.

Artikel Tag: nascar, Kyle Busch

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru