Keluarga Ungkap Kyle Busch Meninggal Dunia akibat Pneumonia dan Sepsis
Sebelum meninggal, Kyle Busch diketahui mengalami sesak napas, merasa tubuhnya terlalu panas, serta batuk darah. (Foto: AP)
Keluarga Kyle Busch mengungkapkan bahwa pembalap NASCAR tersebut meninggal dunia akibat pneumonia parah yang berkembang menjadi sepsis dan memicu komplikasi serius dalam waktu singkat.
Informasi itu disampaikan melalui pernyataan resmi keluarga Busch yang dirilis Sabtu (23/5) waktu setempat melalui Dakota Hunter, Wakil Presiden Kyle Busch Companies.
“Evaluasi medis yang diterima keluarga Busch menyimpulkan bahwa pneumonia parah berkembang menjadi sepsis, yang menyebabkan komplikasi cepat dan sangat serius,” demikian isi pernyataan keluarga.
Keluarga juga meminta privasi dan pengertian publik di tengah masa berkabung tersebut.
Kyle Busch meninggal dunia pada Kamis di usia 41 tahun. Sehari sebelumnya, juara NASCAR dua kali itu dilaporkan pingsan saat menjalani sesi simulator Chevrolet di Concord, North Carolina.
Menurut sejumlah sumber yang mengetahui situasi tersebut, Busch langsung dilarikan ke rumah sakit di Charlotte setelah tidak sadarkan diri di kompleks simulator.
Sebelum meninggal, Busch diketahui mengalami sesak napas, merasa tubuhnya terlalu panas, serta batuk darah. Informasi itu terungkap dari rekaman panggilan darurat 911 yang diperoleh ABC.
Dalam panggilan tersebut, seorang penelepon mengatakan Busch terbaring di lantai kamar mandi dalam keadaan sadar sambil mengalami gangguan pernapasan dan batuk darah.
Sepsis sendiri merupakan kondisi darurat medis yang terjadi ketika tubuh memberikan respons berlebihan terhadap infeksi.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kondisi tersebut dapat menyebabkan sistem imun menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri hingga memicu peradangan luas dan kerusakan organ.
Sebelum kondisinya memburuk, Kyle Busch sempat diduga hanya mengalami flu sinus ketika tampil di Watkins Glen pada 10 Mei lalu. Ia bahkan sempat meminta bantuan medis melalui radio tim setelah balapan selesai.
Meski demikian, Busch masih mampu memenangi balapan Trucks Series di Dover akhir pekan lalu dan finis posisi ke-17 pada ajang All-Star Race Minggu lalu.
Pembalap NASCAR Brad Keselowski mengaku mengetahui Busch sedang tidak dalam kondisi sehat dalam beberapa waktu terakhir.
“Saya memang tahu dia tidak merasa baik, tetapi saya tidak ingin membahas detailnya,” kata Keselowski.
Ia juga menilai tekanan dalam dunia balap sering membuat pembalap tetap memaksakan diri untuk tampil meski kondisi fisik menurun.
“Tidak ada kekurangan pembalap yang ingin mengambil kursi kami jika kami absen. Semua pembalap merasakan tekanan itu,” ujarnya.
Chase Briscoe menyebut masalah kesehatan Busch menjadi peringatan serius bagi para pembalap NASCAR untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh mereka.
“Kalau ada sesuatu yang terasa tidak normal, Anda harus segera memeriksakannya,” kata Briscoe.
Untuk balapan Coca-Cola 600 akhir pekan ini, Austin Hill akan menggantikan Busch mengendarai mobil No. 33.
Richard Childress Racing juga memutuskan untuk sementara memensiunkan mobil No. 8 milik Busch hingga putranya, Brexton, cukup umur untuk balapan.
Sebagai bentuk penghormatan, seluruh 39 mobil yang tampil pada balapan Minggu akan memasang stiker kecil nomor 8 berwarna hitam.
Sepanjang kariernya, Kyle Busch mencatatkan 234 kemenangan di tiga divisi utama NASCAR, terbanyak dalam sejarah kompetisi tersebut.
Artikel Tag: nascar, Kyle Busch