Kanal

Max Holloway Sebut Conor McGregor Terlihat Tua dan Lambat Usai UFC 329

Penulis: Hanif Rusli
23 Agu 2026, 20:56 WIB

Max Holloway (kanan) mengalahkan Conor McGregor melalui TKO hanya dalam 69 detik pada pertarungan kelas welter di Las Vegas, 11 Juli 2026. (Foto: Fight TV)

Max Holloway membalas komentar Conor McGregor setelah kemenangan mereka di UFC 329 dengan menyebut mantan juara dua kelas UFC itu terlihat tua dan lambat saat pertarungan.

Holloway juga menilai McGregor delusional karena masih yakin dapat memberinya “kekalahan generasi” dalam duel ulang.

Max Holloway mengalahkan McGregor melalui TKO hanya dalam 69 detik pada pertarungan kelas welter di Las Vegas, 11 Juli 2026.

McGregor mengalami cedera lutut kanan pada detik-detik awal setelah melakukan tendangan sehingga tidak dapat melanjutkan pertandingan.

Dalam beberapa pernyataan setelah laga, McGregor berulang kali menyatakan ingin kembali bertarung melawan Holloway.

Petarung asal Irlandia itu bahkan mengklaim bahwa dirinya terpeleset akibat permukaan kanvas yang basah dan berjanji memberikan kekalahan telak kepada Holloway dalam pertemuan berikutnya.

Max Holloway memberikan tanggapan pertamanya terhadap komentar tersebut melalui video yang diunggah ke kanal YouTube miliknya pada Jumat.

“Soal dia mengatakan kanvas licin karena dry ice atau apa pun itu, saya tidak tahu apa yang dia bicarakan karena saya tidak terjatuh,” kata Holloway.

Ia kemudian menanggapi klaim McGregor mengenai “kekalahan generasi” dengan nada keras.

“Dia delusional. Bagi saya, dia terasa lambat di sana. Dia terasa lambat. Dia terlihat tua. Kalau memang akan ada kekalahan generasi, itu tidak akan terjadi pada saya,” ujar Holloway.

McGregor tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons.

Ia membalas melalui unggahan di X dengan menyindir Holloway dan menyebut wajah petarung asal Hawaii tersebut sebagai salah satu yang paling sering terkena pukulan dalam sejarah UFC.

McGregor, 38 tahun, menjalani operasi lutut pada awal Agustus setelah mengalami robekan ACL. Ia menyebut kemungkinan kembali bertanding pada International Fight Week UFC pada Juli 2027.

Sebelumnya, McGregor juga telah menyerukan duel ulang melawan Holloway pada ajang tersebut. Ia menyebut pertarungan itu sebagai “Last Dance”, yang sekaligus merupakan laga terakhir dalam kontrak eksklusifnya bersama UFC.

McGregor dan Holloway kini memiliki rekor pertemuan 1-1. McGregor memenangkan pertemuan pertama melalui keputusan mutlak pada 2013 ketika keduanya masih menjadi prospek kelas bulu.

Pertemuan kedua berlangsung di batas kelas welter 170 pound dan berakhir dengan kemenangan cepat Holloway.

Holloway sebelumnya menyatakan terbuka untuk menunggu McGregor kembali bertanding demi menyelesaikan trilogi mereka.

Namun, kondisi fisik McGregor dan pemulihan cedera ACL menjadi faktor penting sebelum rencana tersebut dapat terwujud.

Kekalahan dari Holloway juga menjadi penampilan pertama McGregor sejak Juli 2021.

Dalam dua pertandingan terakhirnya, ia sama-sama mengalami cedera serius pada bagian bawah tubuh, termasuk patah kaki saat menghadapi Dustin Poirier pada 2021.

Artikel Tag: UFC, Conor McGregor, Max Holloway

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru