Lindsey Vonn Siap Tampil di Nomor Downhill Olimpiade Meski Cedera Parah
Lindsey Vonn menegaskan bahwa keputusannya kembali bertanding bukan karena tekanan atau pencarian perhatian, melainkan karena kecintaannya pada olahraga ski. (Foto: AP)
Legenda ski alpen Amerika Serikat, Lindsey Vonn, memastikan siap turun pada nomor downhill Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026, Minggu (8/2), meskipun harus bertanding dalam kondisi cedera serius pada lutut kirinya.
Atlet berusia 41 tahun itu sebelumnya telah menjalani operasi penggantian lutut kanan dengan implan titanium sebagai bagian dari upaya comeback setelah hampir enam tahun pensiun.
Kini, tantangan yang dihadapinya semakin berat setelah mengalami robek total ligamen ACL, memar tulang, dan kerusakan meniskus pada lutut kiri akibat kecelakaan dalam lomba downhill terakhir sebelum Olimpiade.
“Ini mungkin comeback terbaik yang pernah saya lakukan sejauh ini — jelas yang paling dramatis,” kata Lindsey Vonn.
Kondisi tersebut memicu berbagai reaksi publik, mulai dari kekaguman hingga keraguan.
Namun Vonn menegaskan bahwa keputusannya kembali bertanding bukan karena tekanan atau pencarian perhatian, melainkan karena kecintaannya pada olahraga ski.
“Saya tidak harus balapan, tetapi saya mencintai ski. Saya datang ke sini untuk satu Olimpiade terakhir dan akan memberikan yang terbaik, dengan atau tanpa ACL,” tulis Vonn di media sosial.
Perhatian terhadap lomba downhill putri di Cortina meningkat tajam karena kisah comeback Lindsey Vonn.
Bahkan, Komite Olimpiade Internasional (IOC) memajukan jadwal konferensi pers harian agar tidak berbenturan dengan lomba tersebut.
Dukungan juga datang dari sesama atlet. Mikaela Shiffrin, pemegang rekor kemenangan Piala Dunia ski alpen putri, mengaku tak sabar menyaksikan Vonn bertanding.
“Saya sangat bersemangat untuk menonton. Ketangguhan dan semangat juangnya luar biasa. Saya percaya apa pun bisa terjadi,” kata Shiffrin.
Rival sekaligus sahabat Vonn, Sofia Goggia dari Italia, juga memahami situasi tersebut. Ia pernah meraih medali perak Olimpiade Beijing 2022 setelah mengalami cedera lutut serius, meskipun tidak separah kondisi Vonn saat ini.
Lintasan Olympia delle Tofane di Cortina dikenal sangat menantang, termasuk bagian sempit Tofana schuss yang membuat atlet melaju hingga sekitar 130 km/jam, serta beberapa tikungan teknis yang menentukan kecepatan hingga garis finis.
Vonn sendiri memiliki sejarah kuat di Cortina dengan 12 kemenangan Piala Dunia di lokasi tersebut. Kini, di tengah keterbatasan fisik dan tekanan besar, ia bertekad menikmati setiap momen dalam lomba Olimpiade terakhirnya.
“Saya akan berdiri di start dengan keyakinan pada diri sendiri. Apa pun hasilnya, saya sudah menang,” tulis Vonn.
Artikel Tag: Lindsey Vonn, Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026