Kanal

Josh Tarling Tampil di Vuelta a España sepekan setelah Kematian Adiknya

Penulis: Hanif Rusli
21 Agu 2026, 22:23 WIB

Josh Tarling kini akan menghadapi tantangan berat untuk kembali berkompetisi dalam kondisi emosional yang sulit. (Foto: AP)

Pebalap Wales, Josh Tarling, akan ambil bagian dalam Vuelta a España 2026 mulai akhir pekan ini, hanya lebih dari sepekan setelah adiknya, Finlay Tarling, meninggal dunia dalam kecelakaan saat mengikuti Volta a Portugal.

Tim Netcompany Ineos mengumumkan skuadnya untuk Vuelta a España pada Kamis (20/8/2026), dengan memasukkan Josh Tarling yang berusia 22 tahun.

Spesialis time trial tersebut akan kembali tampil di Vuelta setelah menjalani debut pada 2024.

Keikutsertaan tersebut juga menjadi penampilan Grand Tour kedua Tarling dalam waktu berdekatan. Sebelumnya, ia menyelesaikan Tour de France pertamanya sekitar sebulan lalu.

Direktur balap Ineos, Geraint Thomas, mengatakan tim sepenuhnya mendukung keputusan Tarling untuk tetap mengikuti Vuelta.

"Kami semua sepenuhnya mendukung Josh dalam keputusannya untuk ambil bagian dalam balapan ini," kata Thomas.

Adik Josh, Finlay Tarling, meninggal dunia pada 14 Agustus dalam usia 19 tahun setelah tertabrak kendaraan ketika mengikuti etape kedelapan Volta a Portugal.

Pengemudi kendaraan tersebut dilaporkan melewati tanda dari petugas dan masuk ke jalur yang berlawanan dengan arah perlombaan.

Finlay juga merupakan pebalap spesialis time trial seperti kakaknya. Ia memperkuat tim NSN dan masih berada dalam tahap pengembangan karier sebagai pebalap profesional.

Setelah insiden tersebut, tim NSN menarik skuad pengembangannya dari sisa Volta a Portugal sehari kemudian.

Josh Tarling kini akan menghadapi tantangan berat untuk kembali berkompetisi dalam kondisi emosional yang sulit.

Vuelta a España 2026 akan dimulai Sabtu (22/8) dengan nomor individual time trial yang sangat teknis di Monako.

Balapan pembuka tersebut juga berlangsung di tempat yang memiliki kaitan dengan favorit utama Vuelta, Tadej Pogačar.

Pebalap Slovenia tersebut tinggal di Monako dan akan memulai upaya untuk melengkapi koleksi kemenangan di tiga balapan Grand Tour.

Pogačar datang ke Vuelta setelah memenangkan Tour de France untuk kelima kalinya, sebuah pencapaian yang menyamai rekor, pada bulan lalu. Ia sebelumnya juga menjuarai Giro d'Italia 2024.

Vuelta a España menjadi satu-satunya Grand Tour yang belum pernah dimenangkan Pogačar.

Dengan demikian, keikutsertaannya tahun ini membuka peluang bagi sang juara dunia untuk melengkapi koleksi tiga gelar Grand Tour dalam kariernya.

Bagi Josh Tarling, perhatian utama bukan hanya persaingan olahraga. Keputusannya tetap tampil di Vuelta terjadi dalam situasi pribadi yang berat setelah kehilangan adiknya dalam kecelakaan balap sepeda.

Artikel Tag: Balap Sepeda, Vuelta a Espana

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru