Strategi Berkelas dan Peluang Dunia di Kejuaraan Voli Kontinental Wanita AVC 2026
Strategi Berkelas dan Peluang Dunia di Kejuaraan Voli Kontinental Wanita AVC 2026 - sumber: (blokbojonegoro)
Berita Voli – Timnas Voli Putri Indonesia mempersiapkan diri dengan ambisi besar untuk menghadapi AVC Women’s Volleyball Continental Championship 2026. Di bawah asuhan Marcos Sugiyama, para atlet dijadwalkan berlaga dari 21 hingga 30 Agustus di Tianjin, China. Turnamen ini menjadi ajang penting dimana 40 poin strategis bisa diraih—lebih banyak dibandingkan AVC Women’s Cup yang hanya menawarkan 30 poin.
Timnas Voli Putri Indonesia Siap Tanding di AVC Womens Volleyball Continental Championship 2026
Tidak hanya soal perolehan poin, menempati posisi tiga besar akan membuka peluang bagi Indonesia untuk melangkah ke kejuaraan dunia yang lebih bergengsi. Imam Sudjarwo, Ketua Umum PP PBVSI, mengungkapkan optimisme bahwa target masuk enam besar bisa dilewati, terinspirasi dari kesuksesan tim voli putra yang secara mengejutkan menjadi juara di AVC Cup 2026.
“Keberhasilan ini dapat diraih jika para pemainsolid dan berjuang bersama dengan semangat Merah Putih,” tegas Imam. Ia menekankan bahwa mentalitas bermain sama pentingnya dengan teknik dan kebugaran fisik di lapangan, berharap Timnas Putri Indonesia mampu bersikap pantang menyerah hingga akhir pertandingan.
Dalam AVC Women’s Volleyball Continental Championship 2026, Indonesia akan berjibaku di Pool B berhadapan dengan Kazakstan, Thailand, dan Australia. Meskipun tantangan yang dihadapi tidak mudah, Imam Sudjarwo tetap yakin bahwa target enam besar memungkinkan dicapai.
Skuad putri Indonesia kali ini diperkuat oleh 14 pemain pilihan hasil racikan pelatih Sugiyama, termasuk lima pemain luar biasa seperti Mediol Yoku dan Azzahra Dwi Febynae pada posisi outside hitter. Sementara, posisi opposite diisi oleh Khanza Putri Yansi dan Arsela Nuari. Bagian setter dipercayakan kepada Arneta Putri dan Shakira Ayu, disusul middle blocker Chelsea Berliana, Maradanti Namira, dan Geofanny Eka. Indah Guretno dan Fajriahni Ema Herawati akan mengemban tugas sebagai libero.
Turnamen ini bukan hanya menjadi ajang perebutan gelar di Asia, namun juga membuka jalan menuju Olimpiade 2028 dan Piala Dunia Voli Wanita 2027. Dengan semangat dan tekad bulat, Srikandi voli Indonesia siap bertarung menunjukkan kualitas terbaik mereka di pentas internasional.
Artikel Tag: Voli, Timnas Putri Indonesia