ISU Kembali Tolak Status Netral Kamila Valieva untuk Ajang Internasional
Bagi Kamila Valieva, keputusan terbaru tersebut menjadi hambatan lain dalam kariernya. (Foto: AP)
Kamila Valieva kembali tidak mendapat izin untuk berkompetisi di ajang seluncur indah internasional setelah statusnya sebagai atlet netral dinyatakan tidak memenuhi persyaratan oleh International Skating Union (ISU).
ISU pada Kamis (10/9) menyatakan Valieva menjadi satu dari empat atlet Rusia yang dinilai tidak memenuhi persyaratan untuk tampil sebagai Individual Neutral Athlete (AIN).
Ketiganya adalah sesama peserta Olimpiade Beijing 2022, yakni atlet putra Mark Kondratiuk serta pasangan ice dance Alexandra Stepanova dan Ivan Bukin.
ISU tidak memberikan alasan khusus terkait keputusan terhadap keempat atlet tersebut.
Organisasi itu juga menyatakan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut mengenai kasus individu selama hak banding yang tersedia masih dapat digunakan.
Bagi Kamila Valieva, keputusan terbaru tersebut menjadi hambatan lain dalam kariernya.
Atlet berusia 20 tahun itu masih dibayangi persoalan hukum yang bermula dari kasus tes doping positif yang mencuat dan mengganggu Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 ketika dirinya baru berusia 15 tahun.
Sejak saat itu, sebagian besar perjalanan karier Valieva diwarnai berbagai proses hukum.
Menteri Olahraga Rusia Mikhail Degtyaryov menilai para atlet tersebut secara tidak adil kehilangan hak untuk mengikuti kompetisi internasional.
Ia mengatakan mereka akan mendapat bantuan hukum untuk mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS).
Proses banding di CAS dapat berlangsung selama berbulan-bulan.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan apakah Valieva dan tiga atlet lainnya masih dapat kembali mengikuti kompetisi ISU musim ini jika berhasil membatalkan keputusan tersebut.
ISU musim ini memberikan peluang lebih besar bagi atlet Rusia untuk tampil sebagai atlet netral setelah sebelumnya sebagian besar dari mereka dilarang mengikuti kompetisi akibat invasi Rusia ke Ukraina.
Dalam aturan terbaru, atlet Rusia dianggap memenuhi syarat kecuali masuk dalam kriteria yang menyebabkan mereka tidak dapat berkompetisi.
Sistem tersebut membuat atlet seperti Valieva sempat dianggap memenuhi syarat setelah mengajukan dokumen status netral, tetapi status tersebut kemudian dicabut.
ISU melarang atlet Rusia dan Belarus mengikuti kompetisi pada 2022. Sejumlah atlet kemudian diperbolehkan tampil secara terbatas pada Olimpiade Milan-Cortina dan ajang kualifikasi musim lalu.
Adeliia Petrosian dan Petr Gumennik menjadi dua atlet seluncur indah Rusia yang tampil sebagai netral di Olimpiade tersebut tanpa bendera maupun simbol nasional, tetapi keduanya gagal meraih medali.
Aturan ISU menyebut status netral dapat ditolak bagi atlet yang bertugas di militer atau aparat keamanan, pernah mengikuti operasi militer terhadap Ukraina, atau secara aktif dan terbuka mendukung perang sejak 2022.
Secara terpisah, Kamila Valieva juga membawa kasus terkait hukuman dopingnya ke European Court of Human Rights setelah masa skorsingnya berakhir pada akhir tahun lalu.
Artikel Tag: CAS