Kanal

Edgar Grospiron Mundur sebagai Ketua Panitia Olimpiade 2030 Prancis

Penulis: Hanif Rusli
11 Sep 2026, 21:05 WIB

Edgar Grospiron baru ditunjuk sebagai ketua pada tahun lalu saat Martin Fourcade mundur dari pencalonan. (Foto: AP)

Edgar Grospiron, mantan juara Olimpiade nomor mogul, mundur dari jabatan presiden panitia penyelenggara Olimpiade Musim Dingin 2030 di Alpen Prancis.

Keputusan tersebut diumumkan pihak penyelenggara pada Kamis (10/9) dan menjadi kemunduran terbaru dalam persiapan ajang olahraga tersebut.

Panitia belum langsung mengumumkan pengganti Edgar Grospiron.

Dalam pernyataannya, panitia menyebut keputusan tersebut merupakan bagian dari proses transisi yang telah direncanakan dan terorganisasi demi kepentingan proyek serta tata kelola penyelenggaraan Olimpiade.

Edgar Grospiron baru ditunjuk sebagai ketua pada tahun lalu. Ia mendapatkan posisi tersebut setelah bintang biathlon Prancis, Martin Fourcade, mengundurkan diri dari pencalonan meski sebelumnya dianggap sebagai kandidat terkuat.

Namun, ketidakstabilan terus membayangi proyek Olimpiade Alpen Prancis sejak Grospiron memimpin.

Persiapan ajang tersebut memang telah menghadapi keterlambatan sejak proyeknya mulai dirancang pada 2023.

Ketika kawasan Alpen Prancis secara resmi dipilih sebagai tuan rumah menjelang Olimpiade Musim Panas Paris 2024, proyek tersebut sudah memiliki waktu persiapan yang paling ketat dibandingkan tuan rumah Olimpiade modern lainnya.

Sejumlah persetujuan penting dari pemerintah saat itu juga masih belum diperoleh secara resmi.

Gejolak internal kembali terjadi pada Februari ketika panitia kehilangan direktur eksekutif Cyril Linette.

Linette terlibat perselisihan dengan Grospiron sebelum meninggalkan jabatannya di tengah meningkatnya ketegangan dan sejumlah pengunduran diri lainnya.

Konflik antara keduanya kemudian berkembang menjadi perseteruan terbuka dan menambah persoalan dalam organisasi penyelenggara.

Masalah juga muncul terkait kota tuan rumah.

Setelah serah terima resmi proyek dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada Februari di Milan, Nice tidak lagi menjadi kota utama penyelenggara akibat sengketa lokasi setelah seorang wali kota dari partai sayap kanan terpilih.

IOC kemudian menyetujui Lyon sebagai kota tuan rumah baru melalui dewan eksekutifnya pada awal tahun ini.

Pergantian kota tuan rumah utama kurang dari empat tahun sebelum upacara pembukaan disebut belum pernah terjadi dalam sejarah Olimpiade modern.

Panitia penyelenggara akan menggelar rapat umum luar biasa pada Senin untuk mengatur masa transisi sembari menunggu penunjukan presiden baru.

Olimpiade Musim Dingin 2030 di Alpen Prancis kini menghadapi tantangan organisasi yang semakin besar menjelang pelaksanaannya.

Artikel Tag: olimpiade, Olimpiade Musim Dingin 2030

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru