Freddy Peralta Buka Peluang Kontrak Jangka Panjang Bersama New York Mets
Rekrutan terbaru New York Mets Freddy Peralta menegaskan dirinya ingin fokus beradaptasi terlebih dahulu sebelum membahas masa depannya. (Foto: AP)
Pitcher andalan Freddy Peralta mengisyaratkan akan mempertimbangkan kontrak jangka panjang bersama New York Mets, meski ia menegaskan ingin fokus beradaptasi terlebih dahulu sebelum membahas masa depannya.
Peralta, yang baru saja didatangkan dari Milwaukee Brewers, menyebut bahwa proses mengenal lingkungan tim, rekan setim, pelatih, dan organisasi menjadi prioritas utamanya saat ini.
“Saya ingin melihat sekeliling dulu, menghabiskan waktu dengan rekan setim, memahami ide-ide yang ada, dan mengenal organisasi secara keseluruhan. Setelah itu baru kita bisa melihat ke depannya,” ujar Freddy Peralta dalam konferensi pers, Selasa (27/1).
Presiden operasi bisbol Mets, David Stearns, memiliki pandangan serupa.
Ia menegaskan bahwa klub tidak akan terburu-buru membuka pembicaraan kontrak jangka panjang dan akan memberi waktu bagi pitcher berusia 29 tahun itu untuk beradaptasi.
Hubungan lama antara Stearns dan Peralta menjadi salah satu faktor penting, mengingat Stearns adalah sosok yang pertama kali membawa Peralta ke organisasi Brewers pada 2015 saat sang pitcher masih berusia 19 tahun.
Peralta saat ini berada di tahun terakhir kontraknya setelah Brewers mengaktifkan opsi klub senilai 8 juta dolar untuk musim ini.
Ia berpotensi menjadi free agent usai World Series, sehingga spekulasi soal masa depannya tak terelakkan.
Meski begitu, Peralta mengaku sudah memiliki firasat akan berlabuh ke Mets sebelum perdagangan itu benar-benar terjadi.
Kesepakatan yang mengirim Freddy Peralta ke New York juga melibatkan pitcher Tobias Myers, sementara Mets melepas Brandon Sproat dan prospek unggulan Jett Williams. K
Kedatangan Peralta dinilai sangat krusial bagi Mets yang membutuhkan starter papan atas, terutama setelah rotasi mereka kelelahan musim lalu dan gagal menembus playoff meski sempat memimpin klasemen hingga pertengahan musim.
Musim lalu menjadi salah satu yang terbaik dalam karier Peralta.
Ia terpilih ke All-Star National League, finis kelima dalam pemungutan suara Cy Young Award, memimpin NL dengan 17 kemenangan, serta mencatat ERA 2,70 dalam 33 start.
Ia juga mengoleksi 204 strikeout, menegaskan konsistensinya sebagai salah satu pitcher paling produktif di liga.
Bagi Freddy Peralta, kunci segalanya adalah kesehatan dan konsistensi.
“Target utama saya adalah siap setiap lima hari sekali. Jika Anda bisa membuat 30 start atau lebih, biasanya sesuatu yang baik akan terjadi,” katanya.
Dengan performa dan sikap seperti ini, peluang Mets mengamankan jasanya untuk jangka panjang tampak terbuka lebar.
Artikel Tag: New York Mets, mlb