Negosiasi Devin Haney vs Stevenson Kian Rumit, Masalah Uang Jadi Penghambat
Devin Haney dan Shakur Stevenson
Berita Tinju - Terlepas dari pernyataan terbuka kedua belah pihak di media sosial, kesepakatan untuk pertarungan antara Devin Haney dan Shakur Stevenson dipastikan belum sepenuhnya selesai. Masalah finansial kini menjadi batu sandungan yang menghambat peresmian megaduel tersebut.
Awal tahun ini, negosiasi sempat menemui jalan buntu terkait pembagian berat badan. Haney berencana bertahan di kelas welter, sementara Stevenson menginginkan batas khusus (catchweight) serta klausul rehidrasi. Kebuntuan sempat terurai pekan lalu saat keduanya secara terbuka menyepakati catchweight di batas 145 pon tanpa menyentuh poin klausul rehidrasi.
Kendati publik menganggap detail kontrak tinggal ditandatangani, jurnalis Ring Magazine, Mike Coppinger, mengungkapkan bahwa pembicaraan kini kembali tertahan akibat masalah nilai kompensasi finansial (money-related).
Situasi ini membuat target jadwal pertarungan pada 28 November mendatang di Atlanta yang sempat disuarakan oleh ayah Haney, Bill Haney, menjadi kian tidak realistis untuk direalisasikan dalam waktu singkat.
Jika pada akhirnya terwujud, laga ini diproyeksikan bakal menjadi salah satu bentrokan teknis terbaik di kancah tinju modern. Stevenson yang baru saja mendominasi Teofimo Lopez untuk merebut gelar WBO kelas welter super harus kembali naik lima pon demi menghadapi Haney.
Di sisi lain, Devin Haney yang tampil mengesankan saat menundukkan Brian Norman Jr. di kelas welter diprediksi bakal memegang keunggulan postur dan bobot tubuh yang signifikan pada malam pertarungan.
Artikel Tag: kelas welter, Devin Haney, Kelas Welter Super, Shakur Stevenson