☰
Kanal
✕

Usai Insiden di Mandalika, Raul Fernandez Mau Patuhi Team Order Aprilia?

Penulis: Abdi Ardiansyah
14 Okt 2026, 12:41 WIB

Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi terlibat tabrakan di MotoGP Mandalika.

Berita MotoGP - Manajer Raul Fernandez, Paco Sanchez, mengungkapkan bahwa pembalap Trackhouse tersebut bersedia mematuhi instruksi team order jika Aprilia menerapkannya dalam perebutan gelar MotoGP 2026. Wacana itu kembali mencuat setelah Fernandez terlibat tabrakan dengan Marco Bezzecchi pada Sprint MotoGP Indonesia di Mandalika.

Perdebatan mengenai team order kembali mengemuka di kubu Aprilia setelah insiden yang melibatkan Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi pada Sprint MotoGP Indonesia. Tabrakan pada lap pertama membuat kedua pembalap gagal menyelesaikan balapan dan memicu pertanyaan mengenai kemungkinan Aprilia membatasi persaingan antarp ealapnya demi mengejar gelar juara dunia.

Fernandez sebelumnya tampil impresif di Mandalika. Rider Trackhouse itu merebut pole position setelah mencetak rekor lintasan pada sesi latihan Jumat. Namun peluangnya meraih hasil maksimal di Sprint langsung berakhir setelah bertabrakan dengan Bezzecchi di Tikungan 1.

Fernandez kemudian meluapkan kekecewaannya dan mengkritik cara Bezzecchi bertarung di lintasan. Insiden tersebut memunculkan kembali desakan agar Aprilia menerapkan team order, terutama karena persaingan gelar juara dunia semakin ketat.

Sebelumnya, ketegangan terkait team order juga muncul di Barcelona. Jorge Martin meminta adanya instruksi tim setelah Fernandez terlibat insiden yang membuatnya gagal menyelesaikan balapan.

Bos Aprilia, Massimo Rivola, sejauh ini masih memberikan kebebasan kepada para pembalapnya untuk bersaing di lintasan. Namun setelah kejadian di Mandalika, direktur teknis Aprilia, Fabiano Sterlacchini, mengakui bahwa tim perlu mempertimbangkan kemungkinan menerapkan team order dalam beberapa seri berikutnya.

Dalam wawancara dengan AS, Paco Sanchez mengatakan bahwa pihaknya belum membahas instruksi tersebut bersama Aprilia. Pembicaraan sejauh ini lebih menekankan pentingnya setiap pembalap saling menghormati.

“Kami belum membicarakannya. Yang kami tekankan hanyalah mereka harus saling menghormati,” ujar Sanchez.

Meski belum ada keputusan resmi, Sanchez memahami bahwa team order bisa saja diterapkan ketika kejuaraan memasuki fase penentuan. Menurutnya, instruksi seperti itu perlu disepakati terlebih dahulu oleh semua pihak.

“Pembicaraan itu belum dilakukan, jadi kecil kemungkinan hal tersebut langsung terjadi. Semuanya harus disepakati sebelumnya. Saya memahami bahwa pada tahap tertentu kejuaraan, ketika balapan-balapan terakhir menentukan segalanya, instruksi seperti itu mungkin diberikan,” katanya.

Sanchez juga menegaskan bahwa Raul Fernandez tidak akan menolak jika diminta mengikuti keputusan tim.

“Jika instruksi itu diberikan, Raul akan mematuhinya tanpa masalah,” tegasnya.

Saat ini, Martin hanya unggul dua poin atas Marc Marquez dalam klasemen sementara, sedangkan Bezzecchi tertinggal 46 poin dari Martin. Dengan persaingan yang semakin ketat, keputusan Aprilia mengenai team order berpotensi menjadi salah satu faktor penting dalam perebutan gelar MotoGP 2026.

Artikel Tag: aprilia, Jorge Martin, Marco Bezzecchi, Raul Fernandez, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru