Kanal

Pertarungan Gelar MotoGP 2026 Terbuka Akibat Banyak Kesalahan

Penulis: Gasti Lailasari
29 Jul 2026, 17:12 WIB

Pertarungan Gelar MotoGP 2026 Terbuka Akibat Banyak Kesalahan - sumber: (motorsport)

Berita MotoGp kali ini menyoroti keyakinan Alex Marquez bahwa persaingan gelar MotoGP 2026 tetap ketat akibat kesalahan yang lebih sering terjadi di antara para pembalap terdepan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Memasuki paruh kedua musim, persaingan kejuaraan semakin memanas dengan lima pembalap teratas di klasemen hanya dipisahkan oleh 24 poin menjelang Grand Prix Inggris pekan depan. Ini merupakan selisih poin terdekat antara lima pembalap teratas dalam 11 putaran pertama sejak era MotoGP dimulai pada 2002.

Tiga musim terakhir didominasi oleh Ducati, namun kebangkitan Aprilia telah membawa lebih banyak pesaing dalam perebutan gelar. Jorge Martin memimpin klasemen sementara mengungguli Ai Ogura, dengan Marco Bezzecchi di posisi keempat. Marc Marquez memimpin serangan Ducati di posisi ketiga, sementara Fabio di Giannantonio berada di urutan kelima. Namun, Alex Marquez dari Gresini berpendapat bahwa ketatnya persaingan gelar bukan hanya karena Aprilia yang menjadi saingan dekat Ducati, tetapi juga karena kurangnya konsistensi di antara para pembalap.

Bezzecchi melakukan serangkaian kesalahan sepanjang Juni setelah menunjukkan performa yang mengesankan di awal musim. Martin terjatuh lima kali selama akhir pekan di Barcelona dan kembali gagal meraih hasil besar di Hungaria. Juara bertahan Marquez sendiri terjatuh saat memimpin GP Spanyol setelah memulai dari pole position. "Saya pikir tidak ada yang mampu konsisten. Tidak ada yang bisa tampil sepanjang akhir pekan," ujar Alex Marquez.

Tahun ini tampaknya lebih terbuka karena para pembalap lebih sering melakukan kesalahan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, termasuk 2024 dan 2023. "Ini cukup menarik dan lebih baik untuk para penggemar. Namun, tidak ada yang tampil konsisten. Saya pikir satu-satunya yang menunjukkan konsistensi di awal musim adalah Marco. Sayangnya, dia cedera dan kurang beruntung dalam beberapa balapan terakhir," tambahnya. Ia menilai, setelah jeda musim panas, pembalap yang mampu menunjukkan konsistensi akan meraih keuntungan besar.

Ogura dan Marc Marquez diprediksi memiliki peluang besar untuk menunjukkan konsistensi tersebut. Namun, Martin yang saat ini memimpin, meskipun tidak banyak membuat gebrakan, tetap berada di posisi teratas. Persaingan akan sangat menarik hingga akhir musim. Saat ditanya siapa favorit juara 2026, Marquez bercanda, "Tentu saja, bukan saya."

Pernyataan Marquez ini bertolak belakang dengan Francesco Bagnaia, yang menolak anggapan bahwa para pembalap terdepan tidak ingin memenangkan gelar tersebut.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru