Meski Gagal Naik Podium, Marc Marquez Disebut Raih Hasil Terbaik di Assen
Marc Marquez
Berita MotoGP - Marc Marquez memang gagal meraih podium pada MotoGP Belanda 2026, tetapi hasil tersebut justru dinilai menjadi salah satu akhir pekan terpenting dalam perebutan gelar juara. Pengamat MotoGP, Neil Hodgson menilai Marquez berhasil meminimalkan kerugian di sirkuit yang selama ini bukan menjadi kekuatannya.
Marc Marquez harus puas mengakhiri MotoGP Belanda di Sirkuit Assen tanpa podium setelah finis keenam pada Sprint Race dan ketujuh pada balapan utama. Sepanjang akhir pekan, juara dunia bertahan itu hanya mengumpulkan 13 poin.
Meski terlihat mengecewakan, mantan pembalap sekaligus analis MotoGP Neil Hodgson justru menilai hasil tersebut memiliki arti besar dalam persaingan gelar musim 2026.
Berbicara dalam podcast Gas It Out, Hodgson mengatakan Assen memang sudah diprediksi menjadi salah satu lintasan tersulit bagi Marquez setelah kembali dari cedera. Karakter sirkuit yang dipenuhi tikungan cepat dan perubahan arah secara beruntun membuat kondisi fisik pembalap Spanyol itu benar-benar diuji.
"Marc terlihat kesal setelah balapan. Itu wajar karena dia tidak terbiasa finis di posisi belakang. Tetapi saya yakin ketika bangun keesokan harinya, dia akan menyadari bahwa itu sebenarnya akhir pekan yang luar biasa," ujar Hodgson.
"Kalau dipikir-pikir, itu adalah akhir pekan yang bisa mengantarkannya menjadi juara dunia. Dia datang ke Assen tertinggal 40 poin dari pemuncak klasemen dan pulang dengan selisih yang tetap sama. Sebelum balapan dimulai, mereka pasti akan menerima hasil seperti itu," katanya.
"Mereka tahu Assen akan menjadi sirkuit yang sulit bagi Marc. Kami semua juga tahu. Dia belum cukup bugar untuk memacu motor hingga batas maksimal di lintasan seperti ini. Dengan kondisi fisiknya sekarang, itu memang sangat sulit," jelasnya.
Sejak kembali membalap setelah cedera pada seri Mugello, Marc Marquez memang mengubah pendekatannya. Ia lebih memilih mengamankan poin ketika merasa tidak mampu bersaing memperebutkan kemenangan. Strategi tersebut terbukti membuatnya tetap berada dalam jalur perebutan gelar.
Persaingan MotoGP 2026 kini semakin ketat dengan lima pembalap teratas hanya dipisahkan selisih 40 poin. Menurut Hodgson, konsistensi akan menjadi faktor yang jauh lebih menentukan dibanding sekadar meraih kemenangan di setiap seri.
"Pada akhirnya, tidak banyak orang yang mengingat apa yang terjadi di Assen. Yang diingat adalah siapa yang menjadi juara dunia di akhir musim. Dari sudut pandang itu, Marc telah mengambil langkah besar menuju gelar berikutnya," tutup Hodgson.
Artikel Tag: Marc Marquez, motogp belanda, MotoGP 2026