Marc Marquez Enggan Remehkan Rival Meski Jadi Pemuncak Klasemen MotoGP 2026
Marc Marquez
Berita MotoGP - Marc Marquez kini memimpin klasemen MotoGP 2026 setelah memangkas defisit lebih dari 100 poin. Meski berstatus juara dunia bertahan dan berada di puncak klasemen, Marquez menilai persaingan gelar masih jauh dari kata selesai.
Marc Marquez akhirnya berhasil merebut posisi puncak klasemen MotoGP 2026. Pembalap Ducati tersebut menjadi pemimpin kejuaraan setelah memenangkan MotoGP San Marino akhir pekan lalu.
Situasi itu cukup mengejutkan mengingat Marquez sempat tertinggal hingga 102 poin dari pemimpin klasemen. Ia juga harus melewatkan dua balapan akibat cedera.
Namun performanya membaik setelah kembali dari masa pemulihan. Marquez kemudian mengumpulkan hasil positif hingga akhirnya mampu membalikkan keadaan dan memimpin klasemen.
Meski demikian, Marquez tidak menganggap dirinya sebagai satu-satunya kandidat kuat untuk menjadi juara dunia. Ia bahkan menilai pembicaraan mengenai persaingan gelar selama ini terlalu berfokus pada tiga pembalap.
Berbicara dalam konferensi pers jelang MotoGP Austria, Marquez mengatakan dirinya merasa bisa berada di posisi tersebut karena sejumlah rival kehilangan poin akibat kesalahan.
"Bagi saya, ini soal mengendalikan keadaan dengan berpikir bahwa saya sebelumnya sudah tersingkir dan pembalap lain yang kehilangan poin. Itu pola pikir saya," ujar Marquez.
"Saya benar-benar sudah keluar dari persaingan kejuaraan ini. Bahkan jika saya memenangkan setiap balapan, sementara pemimpin finis kedua, saya tetap tidak akan menjadi juara," lanjutnya.
Marquez juga menegaskan dirinya tidak ingin mengubah pernyataan yang pernah disampaikan sebelum menjadi pemimpin klasemen. Menurutnya, pembalap yang berada di posisi pertama tetap merupakan favorit berdasarkan posisi klasemen saat ini.
"Saya sudah mengatakannya sebelumnya dan tidak bisa mengubah pendirian sekarang: pemimpin klasemen adalah favorit untuk menjadi juara. Sebelumnya Martin, sekarang kami. Kami akan berusaha memanfaatkan peluang ini. Kami berada dalam persaingan gelar," katanya.
Menariknya, Marquez juga menilai perebutan gelar belum hanya menjadi pertarungan tiga pembalap.
Marquez kemudian menyoroti dua pembalap Aprilia yang menurutnya berpotensi menjadi lawan utama hingga akhir musim.
"Meski begitu, sepertinya dua pembalap Aprilia akan menjadi yang harus dikalahkan dari sekarang hingga akhir tahun," ujarnya.
Dengan masih banyak poin yang tersedia hingga akhir musim, Marc Marquez memilih menjaga fokus dan tidak menganggap perebutan gelar sudah berada di tangannya.
Artikel Tag: Marc Marquez, MotoGP San Marino, MotoGP 2026