Jorge Martin Bongkar Insiden Kelam dengan Marc Marquez di Portugal 2023
Marc Marquez dan Jorge Martin
Berita MotoGP - Jorge Martin dan Marc Marquez hanya terpaut dua poin dalam perebutan gelar MotoGP 2026. Di tengah rivalitas yang memanas, Jorge Martin mengenang kekacauan terbesarnya dengan Marquez pada MotoGP 2023 yang bermula dari insiden di Portimao.
Persaingan Jorge Martin dan Marc Marquez di MotoGP 2026 kian panas. Hanya dua poin yang memisahkan keduanya dengan enam seri tersisa, setelah Marquez menyapu poin maksimal di MotoGP Jepang sementara Martin tak mampu membendung kecepatan Ducati.
Marquez memburu gelar kedelapan di kelas premier dan gelar kesepuluh secara keseluruhan, sedangkan Martin mengincar gelar kedua setelah menjadi juara pada 2024 mengalahkan Pecco Bagnaia. Belum pernah keduanya bertarung langsung di lap terakhir, situasi yang ingin dirasakan Martin di akhir musim ini.
Menjelang pertarungan di Mandalika, Martin ditanya soal kekacauan terbesar yang pernah ia alami dengan Marquez. Pembalap Aprilia itu mengenang insiden MotoGP Portugal 2023 di Portimao.
Saat itu Marquez kehilangan kendali di lap ketiga dan menabrak Miguel Oliveira serta menyeret Martin yang mengalami keseleo pergelangan kaki dan jari kaki patah. Martin sempat melanjutkan balapan sebelum akhirnya terjatuh.
Ia mengakui bereaksi berlebihan saat itu. "Wow, saya sudah membuat banyak kekacauan. Mungkin pada 2023, ketika Marc menabrak saya dan pergelangan kaki saya terkilir. Saya bicara buruk soal situasi balapan itu. Saya menyalahkannya, dan balapan berikutnya saya malah menjatuhkan saudaranya," kata Martin.
Balapan berikutnya yang ia maksud adalah Grand Prix Americas di Austin. Di lap pembuka, Martin terjatuh dan menyeret Alex Marquez hingga keduanya gagal finis.
Martin menilai kejadian itu menjadi pelajaran berharga baginya.
"Jadi, sering kali apa yang kamu katakan akan kembali kepadamu. Selalu kembali kepadamu, cepat atau lambat, karena ini balapan dan ada hal yang tidak bisa dihindari. Dalam panasnya momen itu. Ketika kamu lebih muda atau belum punya banyak pengalaman bicara ke pers, kamu langsung melontarkan apa yang ada di pikiran," ujarnya.
Jorge Martin menambahkan bahwa sikap seperti itu harus diperbaiki seiring waktu agar lebih tenang dalam menyampaikan pendapat. Kini Martin tidak ingin terpancing emosi dalam perebutan gelar melawan Marquez yang sedang dalam tren kuat dengan enam kemenangan dari sembilan balapan terakhir, meski Mandalika bisa jadi peluang karena Marquez belum pernah finis di sana.
Artikel Tag: Marc Marquez, motogp 2023, Jorge Martin, MotoGP 2026