Ibu Marc Marquez Tertangkap Kamera Goda Pedro Acosta di GP Aragon
Pedro Acosta sempat mendapat candaan dari Ibu Marc Marquez, Roser Alenta.
Berita MotoGP - Pedro Acosta sukses membuat Marc Marquez bekerja keras di MotoGP Aragon 2026. Seusai balapan, ibu Marquez, Roser Alenta, bahkan sempat bercanda dengan bahasa yang agak kasar kepada Acosta soal apa yang akan terjadi ketika keduanya menjadi rekan setim tahun depan.
Pedro Acosta menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar calon rekan setim bagi Marc Marquez di Ducati pada MotoGP 2027.
Pembalap KTM itu mampu memberikan tekanan kepada Marc sepanjang balapan MotoGP Aragon. Bahkan Marc sempat kehilangan posisi di awal balapan setelah lupa menonaktifkan perangkat ride-height pada motornya.
Kesalahan tersebut membuat Marc tertinggal dari dua pembalap Aprilia. Namun, juara dunia MotoGP itu mampu kembali ke posisi terdepan pada lap keenam.
Acosta kemudian berada tepat di belakang Marc setelah keduanya melewati Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Pembalap berusia 22 tahun itu terus memberikan tekanan, tetapi tidak pernah mendapatkan kesempatan cukup dekat untuk melancarkan serangan.
Marc akhirnya mengamankan kemenangan dengan keunggulan 1,7 detik atas Acosta.
Menariknya, setelah balapan, Acosta bertemu dengan Roser Alenta di paddock. Momen tersebut tertangkap kamera DAZN. Sambil memeluk Acosta, Roser bercanda dengan menyinggung persaingan mereka pada musim depan.
“Balapan yang luar biasa! (bahkan dengan bahasa yang cukup keras ‘You b——! What a son of a b—-!’), Dasar kamu! Anak sialan! Bagaimana dengan tahun depan?” ujar Roser sambil bercanda.
Acosta hanya memberikan jawaban singkat.
“Kita lihat saja,” jawabnya.
Acosta memang tampaknya tidak ingin terlalu banyak berbicara mengenai apa yang akan terjadi ketika dirinya bergabung dengan Ducati dan menghadapi Marc sebagai rekan setim.
Performa Acosta di Aragon sendiri semakin memperkuat alasan mengapa Ducati begitu menginginkannya. Ia kini menempati posisi keenam klasemen setelah mengoleksi empat podium Grand Prix pada musim 2026.
Hanya Marco Bezzecchi dengan delapan podium dan Jorge Martin dengan enam podium yang memiliki jumlah podium lebih banyak darinya. Namun, Acosta masih mencari kemenangan pertamanya dalam balapan utama kelas premier.
Marc Marquez sendiri tidak ragu memuji calon rekan setimnya tersebut setelah balapan.
“Saya sudah mengatakannya sejak melihat dia menang di Moto3: saya pikir dia pembalap yang luar biasa dan saya sangat senang Ducati tidak membiarkannya pergi,” kata Marc.
“Apakah saya akan bertarung dengannya? Momen itu mungkin akan datang, karena pergantian generasi adalah sesuatu yang tidak bisa dihentikan,” lanjutnya.
Persaingan keduanya di Ducati musim depan pun mulai menarik perhatian. Jika Pedro Acosta mampu mempertahankan performanya, duel antara generasi berbeda ini berpotensi menjadi salah satu persaingan paling menarik di MotoGP 2027.
Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, Pedro Acosta, MotoGP 2027