☰
Kanal
✕

Honda dan Yamaha Kompak Tolak Rencana Pembatasan Anggaran MotoGP

Penulis: Abdi Ardiansyah
02 Okt 2026, 21:52 WIB

Luca Marini (Honda) bersama Fabio Quartararo dan Alex Rins (Yamaha)

Berita MotoGP - Rencana menerapkan pembatasan anggaran atau cost cap di MotoGP mulai mendapat dukungan sejumlah pabrikan. Namun Honda dan Yamaha masih keberatan jika aturan tersebut diberlakukan sebelum 2032 karena mekanisme dan besaran batas anggaran belum jelas.

MotoGP tengah mempertimbangkan penerapan cost cap atau batas pengeluaran yang terinspirasi dari Formula 1. Gagasan tersebut mulai mencuat sejak musim semi dan kini semakin serius dibahas oleh sejumlah tim dan pabrikan.

KTM dan Aprilia disebut menyambut baik ide tersebut, sementara Ducati secara bertahap mulai terbuka terhadap kemungkinan penerapannya.

Namun Honda dan Yamaha mengambil sikap berbeda. Dua pabrikan Jepang tersebut disebut keberatan jika cost cap diberlakukan sebelum berakhirnya kesepakatan komersial MotoGP saat ini pada akhir 2031.

Menurut laporan dari GPOne, salah seorang engineer menilai penerapan cost cap sebelum 2032 sulit dilakukan karena masih banyak aspek yang harus ditentukan.

"Dalam pandangan saya, budget cap tidak akan diperkenalkan sebelum 2032. Saat ini tidak mungkin memperkirakan jumlahnya karena semuanya bergantung pada bagaimana perhitungannya," ujarnya dilansir dari GPOne.

Menurutnya MotoGP masih harus menentukan apakah batas anggaran dihitung berdasarkan tim atau pabrikan. Selain itu sejumlah komponen biaya seperti penelitian dan pengembangan serta gaji pembalap juga harus diputuskan apakah masuk dalam perhitungan.

"Ini membutuhkan banyak pemikiran untuk mendapatkan sistem yang valid, kemudian harus diawasi dengan cermat," lanjutnya.

Perbedaan kondisi finansial masing-masing pabrikan juga menjadi persoalan. Aprilia disebut sebagai salah satu pabrikan dengan pengeluaran paling rendah, sekitar 20 juta euro per tahun.

Sebaliknya, Honda diperkirakan mengeluarkan sekitar 80 juta euro atau empat kali lipat dari Aprilia. Yamaha juga memiliki anggaran sekitar 60 juta euro.

Honda dan Yamaha juga menghadapi biaya perjalanan dan transportasi yang disebut jauh lebih tinggi untuk rangkaian balapan di Eropa. Saat ini Honda dan Yamaha masing-masing memiliki satu tim satelit, sedangkan KTM dan Aprilia juga memiliki satu tim satelit. Ducati menjadi satu-satunya pabrikan dengan dua tim satelit.

Cost cap sendiri bukan konsep baru dalam dunia balap. Formula 1 telah menerapkan batas anggaran dan Pat Symonds, mantan Chief Technical Officer F1, sebelumnya menilai aturan tersebut membantu memberikan stabilitas finansial kepada tim-tim di luar papan atas.

Namun penerapan sistem serupa di MotoGP masih membutuhkan pembahasan panjang sebelum mencapai kesepakatan antarpabrikan.

Artikel Tag: Honda, Ducati, yamaha, aprilia, MotoGP 2027

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru