Kanal

Ditinggal MotoGP, Phillip Island Khawatir Terbengkalai Jadi Lapangan Golf

Penulis: Abdi Ardiansyah
02 Jul 2026, 20:04 WIB

Sirkuit Phillip Island yang ikonik tak akan menggelar MotoGP Australia lagi mulai MotoGP 2027 mendatang.

Berita MotoGP - Rencana MotoGP meninggalkan Phillip Island mulai 2027 terus menuai penolakan. Kali ini kritik datang dari Bob Barnard, sosok yang mendesain sirkuit legendaris tersebut sekaligus pencipta lintasan Formula 1 Adelaide.

Keputusan MotoGP memindahkan seri Grand Prix Australia dari Phillip Island ke sirkuit jalan raya Adelaide mulai musim 2027 kembali memicu kontroversi. Bob Barnard, desainer Phillip Island sekaligus perancang lintasan Formula 1 Adelaide, secara terbuka menyatakan penolakannya terhadap rencana tersebut.

Melalui surat terbuka yang ditujukan kepada para pencinta olahraga otomotif, Barnard mengaku awalnya memilih bersikap netral. Namun ia akhirnya merasa perlu menyampaikan pendapat karena khawatir keputusan tersebut justru mengancam keberlangsungan dua sirkuit bersejarah di Australia.

Menurut Barnard, hilangnya MotoGP pada 2027 dan World Superbike yang dijadwalkan menyusul pada 2028 bisa membuat Phillip Island kehilangan nilai ekonominya. Ia bahkan menyinggung kabar bahwa pemilik sirkuit, Lindsay Fox, berpotensi mengubah kawasan tersebut menjadi lapangan golf apabila tidak lagi menjadi tuan rumah ajang balap internasional.

"Saya kini khawatir keputusan ini justru akan membuat Australia kehilangan dua sirkuit ikonik yang memiliki sejarah panjang dalam dunia motorsport," tulis Barnard.

Ia juga mempertanyakan alasan pemindahan balapan ke lintasan baru yang hingga kini masih dalam tahap perencanaan. Menurutnya, sirkuit jalan raya Adelaide yang diusulkan tidak akan mampu menggantikan kualitas Phillip Island maupun lintasan Formula 1 Adelaide versi asli yang selama ini dikenang sebagai salah satu sirkuit jalan raya terbaik di dunia.

"Lintasan Adelaide yang baru bukanlah sirkuit asli dan tidak akan bisa menggantikan salah satu sirkuit Formula 1 jalan raya terbaik maupun salah satu trek MotoGP terbaik yang selama ini dipuji para pembalap," ujarnya.

Barnard menilai Australia seharusnya tidak dipaksa memilih antara pembangunan baru dan pelestarian warisan olahraga otomotif. Ia juga mengingatkan bahwa Phillip Island memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi karena menjadi lokasi Grand Prix Australia pertama pada 1923, bahkan lebih tua dibanding sejarah lintasan Bathurst yang juga menjadi ikon balap Negeri Kanguru.

Selain itu, Barnard menyoroti potensi dampak lingkungan dari pembangunan sirkuit baru di kawasan Adelaide Parklands. Ia meminta pemerintah dan pihak terkait membuka secara transparan desain lintasan, dampak lingkungan, hingga kajian finansial sebelum keputusan final diambil.

"Sebelum keputusan yang tidak bisa dibatalkan dibuat, publik berhak melihat desain sirkuit secara lengkap, dampak lingkungannya, serta apakah mengorbankan dua aset kelas dunia benar-benar merupakan sebuah kemajuan," tegasnya.

MotoGP sendiri telah memastikan Adelaide akan menjadi tuan rumah Grand Prix Australia mulai 2027. Keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi mendekatkan balapan ke kawasan perkotaan, meski hingga kini masih memunculkan perdebatan di kalangan penggemar maupun pelaku motorsport.

Artikel Tag: phillip island, Adelaide, MotoGP Australia, MotoGP 2027

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru