Bisa Juara Lagi Usai Cedera, Marc Marquez Dinilai Lebih Tangguh dari Rossi
Marc Marquez dan Valentino Rossi
Berita MotoGP - Marc Marquez mendapat pujian dari Neil Hodgson atas kemampuannya kembali ke level tertinggi MotoGP setelah melewati periode cedera panjang. Hodgson menilai pencapaian tersebut menjadi pembeda utama Marquez dengan Valentino Rossi setelah mengalami cedera serius.
Neil Hodgson memberikan pujian tinggi kepada Marc Marquez setelah melihat perjalanan sang pembalap bangkit dari periode cedera yang panjang.
Marquez mengalami masa sulit setelah kecelakaan parah pada MotoGP Spanyol 2020. Cedera tersebut membuatnya harus menjalani serangkaian operasi dan kehilangan banyak waktu di lintasan hingga 2023.
Meski demikian, pembalap asal Spanyol itu mampu kembali ke level terbaiknya. Puncaknya terjadi pada musim 2025 ketika Marquez berhasil merebut gelar juara dunia MotoGP bersama Ducati.
Bagi Hodgson, kemampuan Marquez kembali menjadi juara setelah melewati berbagai masalah fisik merupakan sesuatu yang sangat luar biasa.
Mantan juara World Superbike tersebut kemudian membandingkan perjalanan Marquez dengan Valentino Rossi. Menurutnya, Rossi tidak pernah kembali menjadi juara dunia setelah mengalami cedera serius pada 2010.
"Saya adalah penggemar berat Valentino Rossi, tetapi dia mengalami satu cedera serius dalam kariernya ketika mengalami patah kaki. Sejak saat itu, dia tidak pernah sama lagi dan tidak pernah memenangkan kejuaraan dunia lagi," tulis Hodgson dalam kolomnya untuk TNT Sports.
Hodgson menegaskan perbandingan tersebut bukan bermaksud meremehkan pencapaian Rossi. Namun, dia menilai perjalanan Marquez setelah mengalami cedera berkali-kali menunjukkan ketahanan mental dan fisik yang luar biasa.
"Tidak ada rasa tidak hormat kepada Valentino atas semua yang telah dia capai, tetapi faktanya Marquez tetap bertahan di MotoGP meski menjalani bertahun-tahun operasi dan mengalami banyak penderitaan. Sekarang dia berpotensi meraih gelar secara beruntun. Itu sesuatu yang belum pernah terjadi. Pria ini seperti mesin," ujar Hodgson.
Marquez juga berpeluang menambah koleksi gelarnya pada MotoGP 2026. Jika kembali menjadi juara dunia, dia akan semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pembalap terbesar dalam sejarah MotoGP.
Hodgson bahkan melihat persaingan antara Marquez dan Rossi tetap menarik meski Rossi telah pensiun dari MotoGP pada tahun 2021.
"Mereka adalah dua karakter terbesar dalam olahraga kami, dua rival terbesar. Tidak ada rasa suka yang hilang di antara mereka, bahkan bertahun-tahun setelah Rossi meninggalkan persaingan," katanya.
"Bagi saya, tidak masalah apakah mereka berteman atau tidak. Mereka tetap rival meski persaingan di antara keduanya sudah berakhir."
Persaingan tersebut kini memiliki dimensi baru. Marc Marquez berpeluang menambah gelar dan memperlebar jarak dengan Rossi dalam catatan prestasi dunia, sekaligus semakin memperkuat warisan kariernya setelah melewati salah satu periode tersulit dalam hidupnya.
Artikel Tag: Marc Marquez, Valentino Rossi