Kanal

MotoGP Berencana Terapkan Transfer Window: Ducati Menolak, Yamaha Setuju

Penulis: Abdi Ardiansyah
12 Agu 2026, 15:36 WIB

Para pembalap saat gelaran MotoGP Ceko 2026 di Sirkuit Brno.

Berita MotoGP - Ducati dan Yamaha berbeda pandangan mengenai rencana penerapan transfer window di MotoGP. Ducati menilai aturan tersebut akan sangat sulit diterapkan, sedangkan Yamaha melihatnya sebagai langkah positif untuk mengatur perpindahan pembalap.

MotoGP tengah mempertimbangkan perubahan aturan terkait bursa pembalap setelah pasar untuk musim MotoGP 2027 bergerak jauh lebih cepat dari biasanya.

Sejumlah tim bahkan sudah menyelesaikan susunan pembalap mereka sebelum paruh kedua MotoGP 2026 dimulai. Kondisi tersebut membuat pembahasan mengenai transfer window kembali mengemuka.

Gagasan ini dibahas dalam pertemuan perwakilan tim yang tergabung dalam IRTA Management Council di MotoGP Inggris. Pertemuan tersebut turut melibatkan Direktur Olahraga MotoGP, Carlos Ezpeleta.

Konsepnya mirip dengan transfer window dalam sepak bola. Tim hanya diperbolehkan melakukan negosiasi atau mengamankan pembalap pada periode tertentu yang telah ditentukan.

Namun, belum semua tim sepakat dengan gagasan tersebut.

Ducati disebut menilai penerapan transfer window akan "sangat sulit" dilakukan. Sebaliknya, Yamaha justru memandang aturan tersebut sebagai sesuatu yang layak diterapkan dan bisa memberikan dampak positif.

Perbedaan pandangan itu muncul setelah bursa pembalap MotoGP 2027 bergerak sangat cepat.

Ducati menjadi salah satu tim yang bergerak paling awal. Mereka telah mengamankan Pedro Acosta sejak Januari 2026 untuk bergabung pada musim 2027 setelah kontraknya bersama KTM berakhir.

Honda juga mengambil langkah cepat dengan merekrut Fabio Quartararo. Keputusan tersebut kemudian memengaruhi rencana Yamaha dalam menyusun line-up mereka.

Francesco Bagnaia yang sebelumnya menjadi salah satu target Yamaha akhirnya memilih pindah ke Aprilia. Ia akan menggantikan Jorge Martin yang bergabung dengan Yamaha pada 2027.

Bahkan sejumlah pembalap muda seperti David Alonso dan Daniel Holgado disebut telah mengamankan masa depan mereka di MotoGP sejak awal tahun.

Situasi tersebut dianggap tidak ideal karena bursa pembalap justru menjadi salah satu topik terbesar sebelum musim 2026 memasuki paruh kedua.

Meski demikian, penerapan transfer window bukan perkara sederhana.

Salah satu persoalan yang harus dibahas adalah mekanisme perekrutan pembalap dari Moto2 dan Moto3. Tim perlu memiliki ruang untuk merekrut talenta muda yang baru menunjukkan performa menjanjikan.

Selain itu, belum ada keputusan apakah transfer window benar-benar akan diterapkan. Pembahasan masih berlanjut antara MotoGP, IRTA, dan seluruh tim.

Hampir seluruh kursi untuk MotoGP 2027 sendiri sudah terisi. Beberapa posisi masih menunggu pengumuman resmi, termasuk komposisi Honda dan LCR serta VR46.

Artikel Tag: Ducati, yamaha, Transfer Window, MotoGP 2027

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru