Meski Tagihan Gaji Membengkak, Borussia Dortmund Tetap Untung Besar
Borussia Dortmund (Sumber: Lars Baron/Getty Images)
Berita Liga Jerman: Borussia Dortmund dilaporkan berhasil mencatat keuntungan yang sangat besar dalam enam bulan terakhir atau pada paruh pertama musim 2025/26. Hal ini diketahui berdasarkan laporan per semester yang diterbitkan oleh perusahaan publik untuk tahun keuangan 2025-2026.
Borussia Dortmund berhasil mendapat laba sebesar 23.2 juta euro atau setara dengan 458.66 miliar rupiah sebelum dipotong pajak, meningkat drastis jika dibandingkan dengan enam bulan sebelumnya atau pada paruh kedua musim 2024/25 lalu yang hanya sebesar 8.8 juta euro. Selain itu, total pendapatan bersih Dortmund bahkan berlipat ganda menjadi 18,7 juta pada paruh pertama musim ini.
Sementara itu, dalam enam bulan terakhir ini Die Borussian juga harus mengeluarkan upah yang lebih besar, yakni 129.3 juta euro, dibanding dengan enam bulan sebelumnya yang hanya menyentuh angka 118.1 juta euro. Peningkatan tagihan upah ini tidak lepas dari adanya kenaikan gaji para pemain yang baru saja memperpanjang kontraknya dan juga dari rekrutan anyar yang memiliki gaji tinggi.
Kemudian, laporan dari laman Bulinews juga menyebutkan bahwa Die Borussian berhasil meningkatkan surplus nilai transfer, yakni dari 21.2 juta euro menjadi 54.9 juta euro dalam enam bulan terakhir. Peningkatan surplus nilai transfer ini tak lepas dari keberhasilan Die Borussian dalam menjual Jamie Gittens ke klub raksasa asal London, Chelsea FC, dengan biaya sebesar 56 juta euro atau setara dengan 1.12 triliun rupiah. Padahal Jamie Gittens dibeli Dortmund secara gratis dari Manchester City pada musim panas 2020 yang lalu.
Artikel Tag: Borussia Dortmund, Jamie Gittens